Riverbarn




Open : tuesday - saturday (18.00 - 23.00 wib) & sunday (11.00 - 18.00 wib) Close every monday for more info : info.riverbarn@gmail.com 081289059447
Jl. Limau no. 30 kebayoran, Jakarta Selatan
Jadi beberapa bulan terakhir saya pernah malem malem motong jalan lewat jalan Limau, yang terkenal dengan sekolah bernama Muhammadiyah-nya atau lebih ngetop disebut Dos-Q (disebutnya doski, kependekan dari apakah? Doa Seorang Qiyai? Dosa Seorang Qiyai? Doa Sebelom Qiyamat? Apa Dosa Sebelom Qiyamat? dari jaman SD sampe sekarang masih misteri disaya). Nah balik kecerita tadi, saat lewat situ saya melihat ada semacam tempat makan didalam sebuah rumah, yang dinamakan RIVERBARN, akhirnya saya kesini lagi, didepan sudah terlihat ada gambar pria gemuk  (yang katanya ada beneran, salah satu koki disini, tapi pas saya dateng lagi gak ada) memegang ayam dan ikan, yang nampaknya jadi spesialisasi tempat makan ini. Coba dilihat dulu menunya :
Jadi disediakan 3 pilihan menu, Salmon dan Chicken yang kedua duanya bisa dipilih mau di grill atau fried. dan satu lagi adalah "are you insane" yang merupakan perpaduan 2 ayam yg di fried tepung dengan keju slice. lalu berikutnya adalah memilih sidedishnya, ada french fries, mashed potato, tortilla wrap, dan rice. untuk tortilla wrap tidak bisa dianjurkan buat yang memesan are you insane. lalu bisa memilih saucenya ada 6 biji, saya memesan knoblauch karena namanya unik dan terbuat dari yoghurt.
ini dapurnye.

Ini salmon grill dengan mashed potato dan sauce teriyaki. (87 ribu). Salmonnya enak namun nanggung masih bikin laper. Buat yang mengincar sehat ini cocok sih, katanya sih salmon mengandung banyak vitamin dan bisa meningkatkan vitalitas apaan saya juga ga tau.

Nah yang ini Chicken grill dengan french fries dan mushroom sauce (52 rb), ini menu termurah di riverbarn. tapi takarannya paling pas, ga ngenyangin, tapi ga nanggung. rasanya lumayan enak.


Untuk minum saya memesan Lemon tea yang bisa refill seharga 15 ribu hehe, saya anjurkan memang untuk memesan ini aja soalnya makanannya bakalan bikin pengen minum. Seperti contohnya yang dibawah ini : 

Nah ini kayaknya yang ga ada ditempat lain, Are You Insane, dengan french fries dan knoblauch sauce. Jadi are you insane ini sebenernya adalah seperti roti sandwich berisikan slice cheese dan 2 beef bacon, namun yang membedakannya disini adalah, mereka tidak pake roti, namun memakai chicken yang di fried. Menjadikan are you insane sebagai menu andalan buat orang orang yang kelaparan belum makan dari pagi.
Knoblauch sauce, yg rasanya agak asam yoghurt namun pas dengan ayamnya, saya rasa 1 sauce doang gak cukup buat makan are you insane, saya ampe minta 1 lagi nambah.
Sandwich hahaha. dengan harga yang sama seperti salmon grill/fried namun pasti kenyang.


Akhirnya saya kenyang bego, dan tiba tiba..jreng jreng


Datanglah sebuah pudding, nampaknya compliment dari yang punya riverbarn. Memang inilah yang ane butuhkan untuk menetralisir ayam ayam itu, dessert. Setelah puas makan pudding tiba tiba...
JRENG JRENG.

Ada lg tester untuk waffle yang ditaburi gula, ini enak juga, kabarnya pemiliknya riverbarn juga masih test pasar untuk makanan ini, kalo aku sih yes. Wah mimpi apa nih, dapet pudding dan waffle gratis...JRENG JRENG
Baru aje mau bersyukur, eh dateng lagi poffertjes dengan gula putihnya...OMG.
nampaknya tester juga, Ini baru makanan fave sayah, langsung aja tak embat. Ini juga enak...dan gratis. YEARGGHH!!!

Ok, jika mau makan disini saya sarankan untuk menyiapkan minimal 110 ribu amannya. Saya sih merekomendasikan Are You Insane buat yang sedang laper belom makan dari pagi. Dengar dengar ada kompetisinya loh, langsung aje kontek pemiliknya disitu. 

7.2/10

JAJALED!

Popolamama

Pembahasan yang cukup kilat mengenai Popolamama, sebuah restoran italian namun berbasis di Jepang, kini membuka cabangnya di Jakarta Pusat, tepatnya di Indofood Tower, Jalan. Jendral Sudirman, Setiabudi. Kabarnya restoran ini juga buka dimall, tapi saya lupa mall mana, saya cuman kebetulan lagi digedung ini sedang mengurus travel insurance. Eh tutup kantornya gara gara pengumuman di Mahkamah Konstitusi perihal capres no.1 yang naik banding, kampret (no, i am not standing on the right side either). Karena saya penggemar pizza, for the sake of it, saya pun masuk 
 dan memesan ini :
Beef Pepperoni Pizza, 60 ribu (namun dengan pajak jadinya 69999 alias 70 ribu aja). Loh kenapa pepperoni yang dipesan? karena di menu itu di tag sebagai chef recommendation, dan kebetulan saya juga penikmat pizza yg agak konservatif.

Pizzanya tipis, itali banget. Rasanya juga enak. Saya makan sendirian tapi tidak kenyang, sialnya. Porsinya dikit pak.

7.5/10

JAJALED!

L'Osteria

Berikutnya kita menuju L'Osteria, restoran Italia yang terletak di Jl. Ciranjang No. 21 Jakarta Selatan. Didaerah sekitar Senopati.

yak jadi bisa dilihat kalo mereka memang menjual masakan italia kalo dari menunya, namun saya penasaran dengan pizzanya, yang dimasak dengan tungku kayu.. oleh karena itu saya memesan 
 ini 4 Stagioni, campuran smoked beef, artichoke, black olive dan mushroom. harganya 100 ribu. Ukurannya medium kayaknya. Lumayan enak dan tapi less tasty tidak seperti pizza di restoran lain.
Kalau ini namanya Salmone, harganya 120 ribu (semua harga belom termasuk pajak)
nah kalo yang ini rasa salmon, sama sih tidak terlalu tasty. nampaknya pizza2 di l'osteria ini memang pizza yang cukup sehat.

Btw, ini dapet roti dan stick serta butter compliment alias gratis sembari menunggu pizza barusan, lumayan. hehe

Nah ini kalo ga salah namanya Spaghetti Aglio olio dengan smoked beef ditaro dalem pangsit, 70-100 ribu kayaknya. yah enak tapi nampaknya memang rada sedikit hambar.
minum teh tawar juga maafpak lupa juga harganya, kayaknya 15 ribu. hmm

Overall L'osteria saya berikan nilai 7/10

JAJALED!

Umabo

Halo berjumpa lagi, kali ini sayah akan membahas mengenai sebuah restoran bernama Uma-bo, letaknya di Jalan Wijaya Timur No.1, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12170, Indonesia. Tempatnya tidak terlalu besar dan parkirnya butuh sedikit skill (skill dalam mencari tempat parkir), dan kalau dilihat dari depan, plangnya terang benderang dan tidak seperti restoran lain pada umumnya, mirip kayak plang film bioskop/venue diluar negeri.
Uma-bo sendiri adalah kependekan dari Umami Bowl, kalau dilihat dari websitenya, jadi nampaknya menu andalannya ada lah rice bowlnya. kalo begitu mari kita pesan...eh tapi bentar..
ok jadi selain angle foto ini, saya melihat banyak sekali couple yang makan disini, saya jadi sedikit minder (sedikit aja, i'm tougher now), nampaknya umabo adalah tempat cocok untuk couple couple muda makan. tak lama waiter dateng membawakan ipad, ternyata menunya sendiri adalah ipad menggunakan application khusus untuk mengorder makanan, canggih. saya sampe bingung motretin menunya, tapi akan saya coba :






Semoga jelas, saya akhirnya memesan: 

Ksteak & eggs (62 rb),
merupakan sebuah rice bowl dengan daging steak medium dan kimchi, rasanya edan.


Cornitas (28 rb),
ini rasanya semacam jagung bakar namun nampaknya ditaburi cornfleaks dan tomat, sayangnya saya sedang pake kawat gigi (dan baru dikencengin) jadinya ga kuat gigitnya, tapi abis sih.


Green Tea Milkshake (35 rb),
lumayan yang ini


 Disco Fries (27 rb),
ini favorit sayah, french fries dicampur keju, daging ribs, dan chillies. mungkin ini makanan buat berbagi bagi ke temen temen,  tapi saya maunya makan ini sendirian! nagih pak!

kata temen saya burgernya oke, oleh karena itu...

Cheese Plosion (63 rb), 
Daging beef yang tebal dengan keju yg melimpah, karena saya penggemar keju, menurut saya ini enak.

oh iya saya lupa spesialisasinya kan bowl, ini yang paling banyak dipesan katanya:

Ribs me up (60 rb),
Rice bowl dengan telor, daging, jagung, dan bawang goreng yg renyah.
ini memang salah satu championnya, meskipun dagingnya ga seheboh ksteak & eggs, tapi perpaduannya sangat pas. yah bisa dibilang ini favorit saya juga disini selain disco fries.



Shaken tea lime 1 pitcher (39 rb)
lumayan buat rame rame, atau mau minum puas beberapa gelas dengan harga yg sama seperti shakes.


dan yg ini saya lupa namanya, (diwebsitenya pun ga ada) sorih, apple pie with vanilla ice cream, (40 ribu). perpaduan yang menakjubkan. *kehabisan kata kata*

oh iya, semua harga belom termasuk pajak 10%
Overall, untuk 1 orang minimal (makan dan minum tanpa dessert dan sidedish) amannya minimal siapin 100 ribu aja. Dan jangan lupa bawa pasanganmu buat makan disini, jangan sendirian kayak saya :'(
eh saya sempet ditemani mz deva deng kesini. special thx buat mz deva.

Saya rekomendasiin pesen disco fries sama ribs me up sih, meskipun porsinya rada nanggung, tapi emang enak. burgernya juga lumayan...

Overall saya berikan 

8/10

JAJALED!!!

Izakaya Issei

Yak! Saking lamanya gak nulis disini, saya sampe lupa username sama password buat jajalable apaan. *30 menit kemudian* bisa juga nih.

Okeh, sekali-kalinya saya mau apdet dan terus saya mau ngomel, ini soal restoran jepang di daerah Senopati-yang-sekarang-macet-mulu-ngehek-bikin-parking-spot-wei-restoran-restoran-kagak-mikir-lo-kira-valet-murah-apah. Namanya Izakaya Issei. Karena keadaan laper gak keruan, mari kita mulai.

***

Mengusung tema sake bar, Izakaya Issei terletak di lantai atas dari Appetite cafe sebelah Cacaote-yang-sama-aja-kagak-mikir-bikin-parking-spot-yang-bener itu. Sampe disini saya ketemu Eno Lerian. Apa kabar ya, udah lama gak keliatan. Dia lagi asik sama temen-temennya gitu. Karena saya gak suka sama kerumuman perempuan-perempuan dengan tatapan kejam, saya duduk di meja bilik-bilik gitu yang muat untuk 2 orang aja.

Langsung aja saya pede banget mesen Gyutan Don yang katanya disini enak. Ada levelan kepedesannya yaitu Mild, Spicy, sama Very Spicy. Disajikan bareng sup gitu deh tapi bukan Miso. Harganya 95ribu. Ice Tea 15ribu.


Pas dateng, keliatannya enak banget sih. Tapi setelah dipandang-pandang kok banyak biji rawitnya padahal saya mesen yang mild. Terus saya cicipin ternyata ini pedes banget. Saya panggil si Mbaknya,
"Mbak, ini saya pesen Mild kenapa pedes banget banyak rawitnya?" 
"Oh iya kita disini Mild aja udah pedes Kak"
"Lah terus kalo orang gak bisa makan pedes gimana? Kan udah mentok paling gak pedes di menunya?"
"Kita bisa request Kakak kalo gitu"
"Ya kalo emang udah pedes jangan ditulis Mild dong. Terus bilang ini bisa request gak pedes, Mbak kenapa gak bilang kalo ini pedes banget. Terus saya kalo gak bisa makan sekarang gimana?"
"Ya pesen lagi aja Kakak." 
Ngehek.

Jadi lah saya pesen lagi Garlic Rice yang udah dikasih topping Kawa (kulit ayam). Kirain gimana gitu kan, taunya nasi goreng. Tapi enak sih, gurihnya dapet, asinnya pas, enak. Tapi…. Porsinya kaya nasi kucing. mustinya bilang aja ini "Nasi Kucing Bawang Putih". Ini harganya 35ribu.


Karena tidak berlauk banyak, saya pesen Yakitori yang Momo (Paha Ayam) yang versi manis dan asin. harganya 12ribu. Enak sih, berasa gurih banget dan empuk. Saya lebih suka yang manis soalnya tetep ada rasa asinnya tapi tetep manis tapi tetep asin tapi tetep manis. Kalo yang asin ya asin doang gak pake manis. Yah gitu lah.


Nah terus ini nambah Yakitori satu lagi tapi saya lupa namanya apa. Intinya sih kaya Momo yang dibungkus daun *apa ya ini gatau* terus dikasih Plum Sauce. Eekkhh, Plum Saucenya kecut berlebihan. Ngilangin rasa enak si Yakitorinya. Gak mau sih mesen ini lagi


Yah gitulah pengalaman makan saya pertama kali di Restoran yang dapet award "Most Photogenic Food" ini di tahun berapa saya lupa juga. Satu lagi kurangnya resto ini yaitu dia hanya menyediakan smoking area. Jadi orang yang gak mau kena asep rokok ya… harus maklum aja gitu. Untung exhaustnya lumayan bagus sih jadi ga bau-bau amat. Oiya disini juga serve Pork. Catatan aja bagi yang hobi daging babi atau malah mau menghindari resto yang menyajikan babi.

Overall saya suka banget sebenernya sama rasa makanannya. Tapi saya masih kesel sama si Legendary Gyutan Don itu yang katanya "Mild" padahal kaya sambel setan. Yang bener dong ah. Kalo emang Mild ya gak pake rawit dong. Atau tarok gambar apa kek sebagai notif kalo itu menu yang pedes. Menjebak. Mungkin emang gitu trik marketingnya, biar gagal makan terus pesen menu lain *suujon*. Tapi yakin sih kalo gak pedes ini akan enak.

Saya kasih 7 dari 10 karena alasan di atas dan porsinya yang super kecil. Porsinya gitu mungkin karena yang nongkrong di sini cewe-cewe duduk cantik gitu kali ya, gak cocok buat yang porsi makannya kaya abang-abang kaya saya. Kalo gak kejadian tragedi rawit diatas dan porsinya gede saya kasih 8.5 dari 10 sih. Enak dan harga gak terlalu ngelunjak. Worth to try sih.

Sekian keluh kesah saya. Saya kesel karena laper banget terus malah harus kejadian ini semua. Maafin ya kalo saya kaya Ibu-Ibu, kata orang akhir-akhir ini sih emang begitu :(


Kogi Kogi

Jadi begini ceritanya, minggu lalu ai diundang oleh bobobobo.com yang tengah bekerja sama dengan restoran yang akan buka yang bernama : Kogi Kogi, sekarang sudah buka sih, cuman waktu minggu lalu belom buka, jadi ini ceritanya sekitaran beberapa hari sebelum buka ai dapet special invitation buat nyicipin makanan disini hehehe (pamer), liat aja tuh plang kogi koginya masih ketutup.
Jadi kogi kogi ini terletak di woltermonginsidi, jakarta selatan (sebelah kanan). seperti biasa, restoran daerah sekitaran senopati, woltermonginsidi dll memang susah parkirannya yang ujung2nya diatasi dengan solusi : valet parking, dengan gaya handsign seperti pendukung jokowi yang salam dua jari tapi maksudnya bukan angka dua yakni membentuk huruf V a.k.a Valet service yang imejnya sudah mahal, tapi karena saya tidak menemukan tempat parkir jadinya si mas V tetep menawarkan valet, yang ternyata bayarnya memang "kebijaksanaan mas aja", bukannya gimana ya, saya ga suka valet bukan lantaran karena harus bayar, tapi karena saya ndak suka mobil saya disetirin ama stranger dgn salam dua jari woi kapan ngebahas makanannye ah.
Ini ownernya Kogi Kogi yg gua lupa namanya (SORRY SIR), dia sempet tinggal di New York makanya fasih berbahasa english sedang menjelaskan konsep restoran kogi kogi ini yang ternyata merupakan restoran korean BBQ all you can eat (bakar ndiri) dengan bahan bahan import yang masih fresh dan rendah garam dan gula healthy sehingga. dan harganya adalah 99.000++ (++nya ga tau brp) perorang dan tidak termasuk minum, minumnya pesan sendiri kena extra charge, tapi malam ini semuanya gratis dan sepuasnya, karena gua SPECIAL INVITATION. (pamer) :')

Daging daging dan sayuran bertebaran disini, mengingatkan gua akan hanamasa/paregu, cuman bedanya ini korean. dan pilihannya tidak terlalu banyak.
ini sih fave saya, meskipun tulangnya ganggu tapi dagingnya debes.
ini dressingnya
ini dekornya yang katanya terinspirasi ama restoran restoran korea, yang ngedesign interiornya adalah istrinya yang tadi diatas, dia ada jewellry designer, (pasti bingung kan karena ga nyambung), tapi interior restorannya sih oke menurut ai.
ini sejenis sushi, tapi kalo di korea disebutnya sambab, kalo sushi nasi di wrap ama nori, sambab di wrap macem macem sayuran.
ini daging beef standard
ini para media dan blogger yg ndak sabar untuk makan kogi kogi
ini desertnya, rice pudding, rasanya sekilas mirip quaker oats dingin. ada rasa original, coklat, dan stroberi, saya sukaan yang original.
ini salads nya.


yak buat yang demen nasi dan kuah.
ini combo yang gua ambil dipiring, sambab ditambah semacam kimchi dan sayuran.
ini yang ditunggu2, pembakaran daging, jamur dll, kompornya panas sekali sampe sampe minuman sayah dideket kompor jadi anget.

ini gua juga lupa namanya, semacam steamed egg versi korea

tea dingin yang menjadi anget, mengandung beras, nampaknya dikogi kogi banyak makanan dan minuman yang mengandung beras, mungkin karena faktor healthy food tersebut.
sayah pun berfoto foto bersama dedengkot burgreens yang kebetulan ada disini juga. ditempel disitu, kalo ke kogi kogi tolong liatin yah jajalers, masih ada apa kaga fotonya.

oh iya makanannya gimana??? menurut dari segi harga cukup recommended dan affordable untuk all you can eat grill. 

namun dari segi rasa, menurut saya tidak terlalu special, mungkin karena saya gak ngerti cara masaknya? atau mungkin karena mereka mengurangi kadar oil, garam dan gula? soalnya menurut saya korean food itu ciri khasnya pasti ada rasa manisnya, namun di kogi kogi tidak terlalu berasa dan cenderung hambar. bukan cuma grillnya, egg dan sambabnya juga. apakah karena memang healthy food itu seperti ini? yang saya tidak terlalu banyak nambah di segi daging karena menurut saya rasanya kurang menggugah selera...

saya pun pulang dengan banyak pertanyaan, lalu saya kasih mas valet 5000 rupiah karena saya SEBIJAKSANA itu. 

6.5/10

JAJALED!