de Crunch Factory

sebelom saya nulis tentang de crunch factory, itu apaan banget dah shoutbox dikanan isinya mumbai escorts semua fakkk...mending kalo mukanya kayak aishwarya rai..kan..ah sudahlah...
Jadi de Crunch Factory ini letaknya di Mall Plaza Indonesia lantai 5 kalo ga salah, dari depan sih gayanya jejepangan gitu, jadi penasaran, masuk deh. ternyata dia spesialisasi japanese seafood & pasta.



jadi berdasarkan yang saya liat, de crunch factory menyediakan makanan makanan yang ditepungin jadinya renyah kalo dimakan, macam fish n chips, fried chicken, tipikal makanan yang asiknya buat ngobrol2 rame2, bukan buat cari kenyang... akhirnya saya memesan makanan yang merepresentasikan semuanya, yakni Platter 2 yang isinya Dory Strips, Squid, Prawns, Seafood Sticks, Soka, & Smoked Beef, lalu dipaketkan dengan 1 Fried + 1 Soft Drink.

nampaknya restoran ini mempromosikan bumbu bon cabe ini, enak sih kalo dicocolin ke kentang dan makanannya...

oke rasanya gimana? enak! siapin 100 ribu sih minimal kalo kesini

7.9/10

JAJALED!

K99 Curry House

K99 Curry House terletak di Jl. Dr. Rajiman no. 29. Kalau ada yang bingung dengan jalan ini, jalan ini terletak di dekat perempatan Wastukancana yang dari Cihampelas, dekat jalan Cipaganti. (sistim GPRS saya agak payah tapi ya di situ lah)


Awalnya dia buka di dekat lampu merah Pasteur, sebelum tiba tiba sudah berpindah ke sini. Dulu sempat menjajal yang di Pasteur bareng kontributor satu lagi, bahkan sempat foto bareng sama pemiliknya, tapi baik kontributor maupun fotonya pun entah di mana sekarang :( (ps. yang punyanya orang India asli lho,  dulu tinggalnya di Singapura. Kenapa dia memustuskan untuk berpindah ke Indonesia, itu yang masih misteri.)


Oh ya. Tempat ini juga sempat dijadikan tempat buka puasa SRKFCI. Kalau ada yang penasaran apa itu SRKFCI sudah saya googling kan dan bisa diklik di sini. Sempat masuk Dashyat juga lho kalau gak salah mereka.


Waktu buka menunya, ternyata isinya sudah jauh lebih banyak dan bervariasi. Menyenangkan dan membimbangkan. Ugh.


Nah kalau dulu, ini yang kami pesan, sesuai dengan spanduk di depan tokonya: The First Banana Leaf Cuisine in Indonesia. Dulu sih, pesanan Banana Leaf kami memuaskan *thumbs up*. Satu paket isinya lengkap, plus penyajiannya epic: mas masnya datang  berbaris sambil masing masing bawa lauk, dan setelah meletakkan banana leafnya di atas meja, lauknya  disajikan di atasnya satu per satu. Uwow, berasa raja :'<

Nah, untuk kali ini, ini dia pesanan kami.


Es Teh Tarik. Samaan biar kyut. 12k each.
Dipesan dalam rangka si pemiliknya tampak sangat bangga dengan teh tarik, melihat di sebelah kami pun dipasang baligho berisi pengertian dan sejarah Teh Tarik (niat). Nicey.

Masala Vada | Rp. 18,000
Kata mbaknya, masala vada ini isinya Kacang Dal, yakni Kacang India. Saya sempat tanya bedanya kacang dari India dan kacang dari sini apa, tapi mbaknya cuma jawab: lokasinya. Rasanya sepintas seperti comro dengan sedikit mash up dengan dadar jagung. Enyak.

Briyani Rice | Rp. 15,000
Nasi bumbu memang selalu tanggung ya rasanya, jadi lebih penasaran dengan Tomato Rice nya. Krupuknya favorit! Nama krupuknya lupa tapi depannya Pa (Paparupuk mungkin ya). Sempat minta tambah krupuknya lagi dan dikasih sama mas-masnya, waktu minta lagi [2], disuruh beli. Seporsi sepiring kecil harganya 12,000.

Curry Chicken | Rp. 30,000
Uwwh kuah karinya enak. Digado tanpa ayam pun aku mau. Hidangan kari di sini disajikan dengan lauk lauk lain juga lho, bahkan ada bayam kari #penasaran. Yak next time!

Dengan harga yang lumayan, jumlah variasi menu yang membuat labil, dan rasa yang tidak buruk juga, konklusi saya berakhir dengan penyesalan tidak memesan Banana Leaf lagi. Tapi overall, saya mau ke tempat ini lagi.

So, 7,9 out of 10.
Jajaled!