Din Tai Fung & Femina Afternoon Bites

Horeeeeee saya sarjana!
Akhirnya setelah 4 Tahun saya kuliah, saya lulus juga. Maafin ya saya jadi jarang review soalnya terlalu serius ngerjain skripsi. Uhuk. Ah tapi saya disini bukan mau ngomongin kuliah saya, saya udah dimarahin si boss karena katanya ga masuk-masukin review undangan Afternoon Bites with Din Tai Fung & Femina tanggal 7 Juli kemaren. Jajalable diundang untuk ikut mencicipi menu-menu baru di bawah ini dari Din Tai Fung bersama beberapa Food Blogger lainnya dan para pembaca setia Femina. Kita disuruh dateng antara 13.30-16.00 sore dan ternyata ada dresscodenya yaitu " A Touch of Flower". Si boss gak bilang, tapi untung saya cenayang.

Dateng-dateng kita udah disajikan appetizer Crispy Fried Enoki Mushroom with Chili. Rasanya garing-garing gurih gimana gitu.


Lanjut ada Beef Floss Pancake ala Shanghai. Yah, seperti namanya, ini pancake abon sapi. Kulitnya renyah ditambah wijen. 

 

Untuk Dumplingsnya, tentu saja ada Xiao Long Bao,  sebagai andalan restoran ini. Tapi Xiao Long Bao ini versi limited edition dengan rasa Sate, karena cuma akan ada selama bulan puasa nanti. Cara makan Xiao Long Bao ini gak sembarangan, karena gampang robek dan airnya bisa bocor. Caranya harus dirobek di atas sendok bebek kita, diminum dulu kaldunya. Biasanya orang makan ini ditambah dengan jahe dan saos cuka hitam spesialnya. Tapi secara ini yang rasa sate, saya rasa gak usah pake cuka dan jahe soalnya nanti akan merusak template rasanya.


Oh iya, kita juga dikasih Chicken and Vegetable Wonton Soup. Kuah dari sup ini identik dengan kaldu di dalam Xiao Long Bao yang original. Gurih dan pekat banget.


Minumnya kita dikasih Chinese Tea sama yang Spesial adalah Blackcurrant Bubble Tea. Ini enak, mengingat saya lumayan hobi bubble drinks dan buah-buahan yang termasuk dalam keluarga berry.


Masuk ke Main Course, kita disajikan Nasi Hainan. Lauknya ada Sauteed Green Bean with Minced Meat. Favorit saya kalo di restoran cina masih selalu Buncis daging cincang. Tapi menurut saya disini rasanya standar aja sih.
Pineapple Chicken, lumayan deh. Gak gimana-gimana amat.
Shanghainese Smoked Fish, ini Dorry Fish dengan saos spesial katanya. Menurut saya, yang unik dari menu utama ini adalah Ikannya. Rasanya kaya apa yah, saya juga bingung. Gak pernah ngerasain yang mirip-mirip gini. Ini recommended buat dicoba sih. Si boss doyan banget. Sampe dia bersabda,
"Pokoknya ikannya enak"
Jadi saya harus nulis kaya gitu disini. Padahal, saya gak memfavoritkan ikan tersebut. Tapi dia boss. Yaudah.

Lanjut ke Dessert, ini namanya Mango Fantasy. Ngarepin Mangga. Isinya potongan mangga segar ditambah saus mangga dan eskrim mangga diatas serutan es. Seger sih. Tapi saya lagi sakit tenggorokan. Jadinya ntar gatel. Jadi jatah saya diabisin si boss. Soalnya dia boss.


Yah kira-kira begitulah pengalaman tamasya kami ke Din Tai Fung Plaza Senayan yang udah berubah konsep jadi Noodle Bar itu. Kesan kami terhadap fenomena ini, makan gratis yang memuaskan. Ditutup dengan foto-foto bareng. Maaf yah resolusinya kurang bagus. Tebak dong kita yang mana! 

(Foto: diambil dari @FeminaMagazine)

Kami keluar dari sana gak dengan tangan hampa pastinya. Dikasih Goodie Bag sama voucher Din Tai Fung senilai 200ribu! Ahuhuhu, bless my padangnese blood that runs through my veins.

Sekian, gitu aja.

PS: Kayanya kita perlu bikin kartu nama. Soalnya penting. Banget.

No comments:

Post a Comment