Thai Palace

Karena keterbatasan waktu dan alat (baca: kamera stylish) selama ini, maka saya langsung tidak menyia-nyiakan kesempatan ketika orang tua saya datang berkunjung. Tempat kali ini dipilih oleh ayah saya yang mengaku sudah lama penasaran dengan tempat ini (sejujurnya saya pun sudah lama penasaran dengan tempat ini...sayang penampilan luarnya selalu bikin minder).

Thai Palace ini terletak di Jln. Ir. Hj. Juanda 345, tepatnya sebelum Yomart di seberang Sheraton Dago. Atau kalau ada yang tahu belokan menuju Erla's Mexicana, nah tidak lama sebelumnya pasti bertemu tempat ini. Dan seperti namanya, mereka menjanjikan menyajikan all thai cuisine. Mari.


Whew. Isi menunya memang membuat saya bersyukur tidak masuk tanpa orang tua saya waktu itu. Variasi menu yang dihadirkan pun banyak. Salad, sop, ayam, kodok, seafood, adik saya sempat menanyakan jangkrik, sayang kata masnya gak ada.

*oh ya, gambar menu di kanan bawah; Nang Rong Chicken, ternyata yang paling banyak saya temui dipesan di meja-meja lain lho. Kata masnya sih isinya ayam digoreng dengan baby kailan. Sayang tapinya tidak saya pesan. Sounds too cute to me.

Daan, menu yang tidak beruntung yang kami pilih kali ini adalah,

Udang Sumpit | Rp. 32.900

Awalnya appetizer yang kami pilih adalah Kerang Isi, tapi kata masnya kerangnya lagi gak ada. ALESAN. Tapi tenang. Udang dibalut tepung bak pisang aroma ini tidak mengkhianati harganya kok.

Tom Yam | Rp. 59.900

Menu yang ini dipilih oleh ayah saya (ayah saya selalu memesan sup, mau ke rumah makan padang, warteg, atau baskin robbins pun selalu pesannya sup). Cociks memang untuk pasangan pasangan yang sudah tua macam orang tua saya. Sambil makan, ciprat-cipratan kaldu. Aww. Iri dech.


Kaldunya enyak. Spicy! Isinya seafood (plus tomat, sayur dan jamur, nyum!). Sayang seafood yang dimasukkan hanya udang dan cumi. Padahal saya berharap ada daging dugong atau anjing lautnya.

Salad Mangga | Rp. 25.900

Asinan mangga versi gigantic! Good Lord. Dan the best part dari salad ini adalah, ranjau-ranjau kecil berupa potongan cabe hijau. NICE.

Kwetiaw Mabok | Rp. 38.900

Satu hal yang membuat kami lebih memilih untuk memesan kwetiaw ini daripada pad thai adalah (lagi-lagi) kutipan dari masnya: 'yang ini lebih pedas mbak'. LIAR. BOO. Tapi sebagai penikmat kwetiaw asin, kwetiaw manis ini punya rasa manis yang undefinable (semacam asmara saya, gitu lah). Faved!

Gurame Goreng Rambutan | Rp. 59.900

Awalnya saya memilih menu yang satu ini karena di bayangan saya, benar-benar memakai rambutan. Kasarnya, gurame goreng tepung dihias mi kering yang menyerupai rambut (??) di atasnya. Walau malah membuat saya makin penasaran dengan gurame rasa lainnya (yang menu lainnya pilihan rasanya lebih ciamik sih), sayangnya menu yang satu ini, lagi-lagi juga enak.


Kodok Kacang Mede | Rp. 42.900

Ibaratnya kalau film, ini dia adegan klimaksnya. Kalau di Titanic, ini dia adegan: 'You jump, I jump'. Bless you Lord for bringing me into this world.

Daaan, makanan penutupnya,

Ketan Santan | Rp. 12.900

 Kolak Singkong | Rp. 12.900

Enak aja lah. Biar cepet.

Menurut pengakuan keluarga saya yang lebih sering bermalang-lintang di restoran non-kaki lima; restoran yang bertagline 'We serve the best Thai Food In Town' ini lebih enak dari resto Thai di suatu mall di bilangan Pondok Indah, dengan ukuran harga yang sama pula. Overall, untuk ukuran kuliner Thailand yang bermigrasi ke Indonesia, dan selaku anak yang selalu percaya kalimat orang tuanya, saya berani memberikaaaan,
8.7 out of 10!


Moral hari ini: kejujuran pasti berbuah berkah. Pasanglah tagline yang memang mengandung kejujuran.
JAJALED!

2 comments:

  1. hahaha daging dugong atau anjing laut

    ReplyDelete
  2. nang rong chickennya padahal enak ga, baby kailannya garing banget krenyes2. tempat favorit gw juga, tapi nunggu ada yg nraktir pastinya hahah

    ReplyDelete