Sushi Tengoku

Cuisine: Japanese / Sushi
Location:RadioDalam (deket 7-11 RaDal)




Sebenernya, gw udah mau mereview restoran klasik ini sejak pertama kali gw menjajal keganasannya, Cuma karena satu dan lain hal, akhirnya baru kesampean sekarang.

Mungkin ga terlalu banyak yang bisa direview dari sebuah restoran Jepang Tradisional yang menjunjung tinggi keasliannya, karena kualitasnya secara rata2 sudah jelas: Ikan mentah premium yang tidak amis, dan langsung lumer di mulut. Belum lagi nasi sushi yang memiliki ketepatan tekstur, dan ketepatan takaran mirin-nya. Ohya ga lupa, nori yang fresh, serta refillable ocha yang rasanya ga kayak air kolam. Standar restoran Sushi serius yang sudah jelas.

Sekarang tinggal varian, dan harga!

Kalo dibanding2kan dengan beberapa gerai sushi komersil, Sushi Tengoku emang mungkin keliatan lebih mahal, tapi untuk golongan sushi sejenisnya, menurut gw harganya masih bersahabat, belum lagi lo bakal dikasih porsi yang layak, ga imut2 kayak Sushi Tei. Rangenya berkisar antara 15.000 – 150.000, dan rata2 untuk menu sushinya sekitar 25.000 – 45.000. dan untuk kualitas yang premium, sepertinya harganya cukup layak, serta mengingat porsinya yang ga kira2: BIG chunk of sushi..

Sushi Tengoku dengan royal menyumpal potongan2 salmon premiumnya kedalam gumpalan sushi besar, dan tanpa ragu melanggar sebuah aturan yang bernama BITE SZE FOOD. Kalo menurut aturan tata krama makan sushi yang benar, seharusnya setiap potong sushi itu langsung dijejal ke mulut secara keseluruhan, tidak boleh digigit setengah2. Tapi rasanya, aturan itu agak sulit buat dijalankan di sushi tengoku.. apalagi pas liat Inari Sushi pesenan gw mendarat dengan indah di meja. Gw sampe ngira gw dikasih 2 gelondongan kentang utuh XD.

Untuk varian menunya sangat variatif, dan mencakup beberapa menu Jepang yang khas seperti Sashimi, Sushi (ya iyalah), Edamame, Tofu2an, Ramen, Soba, Yakitori, Takoyaki, Omurice dan berbagai menu Jepang yang udah ga asing lagi di telinga. Sushinya juga terbagi jadi Nigiri Sushi, Maki, dan fusion sushi. Tapi berhubung judulnya udah “restoran sushi”, belom lagi gw Cuma berdua serta porsinya geda geda, akhirnya menu yang sanggup gw raih Cuma seputaran sushi aja.. oiya plus seporsi takoyaki juga :D

Salmon Maki
Gw selalu punya satu kebiasaan untuk memulai dengan menu salmon, kayaknya udah jadi standar perbanidngan antara resto sushi. Dan seperti yang gw sebutkan tadi, Salmon Maki nya udah ga perlu dipertanyakan lagi: Big Chunk of Sushi, Salmon seger yang langsung lumer di mulut, nasi sushi yang ga hancur ataupun kepadetan, dan nori yang masih crispy. (seporsi 40ribu)


Salmon Skin Maki
(Yang ini menu favorit wahyu, jadi selalu jadi bahan perbandingan juga :D) Lagi2 gumpalan2 besar sushi, di isi dengan kulit salmon goreng kering, sedikit mayo jepang, dan ketimun. Magnificent! Bener2 memberikan tekstur yang beda, kenyal, tapi diselingi rasa crispy yang gurih dari kulit salmon (seporsi 21ribu)


Curry Takoyaki
Berhubung udah keseringan jajan Takoyaki, sekali2 mau jajal takoyaki versi yang beda: sausnya diganti kare Jepang, yang lengkap dengan potongan kentang dan wortel. Dan LAGI LAGI, porsinya porsi bagong. Kalo sewajarnya makan takoyaki bisa pake tusuk gigi, yang ini udah ga bakal mungkin! Yang ada tusuk giginya tenggelam di dalam gumpalan takoyaki XD. Mungkin buat yang ga biasa makanan2 magteg dan creamy, gw ga menyarankan menu ini. Soalnya tekstur takoyakinya agak padet kayak perkedel (walaupun adonannya enak banget, lengkap dengan potongan tako yang ga ragu2) kemudian disiram dengan kuah kare super kentel, yang gw curigai kekentalannya itu berasal dari kentang yang lodoh, jadi agak kecampur dalam tekstur karenya. Buat yang udah cba Ebisu Curry... kuah kare ini memang jadi mengecewakan. But then again, kombinasi yang ga terduga ini sebetulnya enak, tapi mendingan jangan banyak2, satu bongkah aja udah more than enough.


Hana Maki

Oke, kali ini gw melanggar kebiasaan gw dengan mencoba menu Fusion (padahal biasanya kalo di restoran sushi tradisional gw agak2 ga mau nyoba yang fusion). Hana Maki terdiri dari alpukat yang dibungkus dengan nasi sushi plus nori, kemudian diselimuti salmon mentah, trus dikasih topping mayo jepang dan tobiko. Pada dasarnya, gw ga suka sushi yang ada alpukatnya, tambah lagi dikasih tekstur creamy kayak mayo. Berdasar yang sudah2, biasanya gw langsung mual..tapi kali ini ga sama sekali! Perpaduan yg gw anggep aneh itu, langsung lumer dan melebur di mulut dengan rasa yang seger! Gw hampir ga notice kalo sentuhan rasa manisnya itu datang dari alpukat, gw harus ngintip pantad sushi dulu buat tau kalo isinya itu alpukat, dan bukan ketimun. Dan si mayo yang gw kira akan bikin magteg, rupanya menutupi aroma si alpukat yang biasanya ganggu itu. (seporsi 53ribu)

Segelondog Kentang...eh... Inari Sushi
Inari sushi adalah salah satu menu favorit gw, tapi sayangnya gw cukup picky untuk menu ini. Gw ga terlalu suka Inari sushi yang manis, dan Inari di sini selain bagong, kulit tahunya pun manis.. tapi seperti kejadian Hana Maki, gw justru suka sama rasa manisnya :D. sepertinya takaran pemanis di kulit tahunya sudah diperhitungkan secara pas, dan dicampur dengan sedikit soyu. Dan yang edannya lagi, ga kayak kebanyakan Inari Sushi yang pernah gw makan, nasinya ini selain dicampur mirin, juga dicampur biji wijen dan potongan umeboshi. Jadi memberikan layer2 rasa yang berbeda2 setiap gigitannya. Dan wijennya itu yang bikin ganas! (seporsi 28ribu—ps: setengah porsinya aja udah bikin kenyangggg)


Sushi Tengoku bener2 highly recommended buat pecinta sushi, terutama sushi2 tradisional. Tempatnya cukup cozy, terutama Tatami sectionnya. Dan pelayanannya sangat memuaskan. Pelayan2 dan chefnya super ramah, tanpa ragu mereka akan menyapa (dalam kadar yang wajar dan ga ganggu kayak pelayan di Pizza Hut). Dan kalo gw perhatiin, mereka itu seperti menghafal pelanggan2 yang datang, jadi seperti tercipta sebuah hubungan antar personal. Nice...

Gw berani kalo ada yang mau nantang gw ke situ lagi...lagi...dan lagi... asal gw dibayarin aja :P



Score: 8.5/10

2 comments:

  1. waa akhirnya langganan gw direview juga
    yang wajib dicoba disini kalimantan rollnya
    dahsyat bgt : kepiting soka + unagi + cabe rawit

    ReplyDelete
  2. waaah akhirnya tengoku masuk juga kesini. gw paling suka volcano maki dan sepakat, salmonnya royal banget. puaaas makan disini dan ga terlalu rame kaya pasar :D

    ReplyDelete