Manpuku - Japanese Table-top Grill

Cuisine: Japanese
Location:Little Tokyo - Melawai

Ini yang kedua kalinya gw ke sini, dan baru akhirnya bisa mereview. Pas gw datang suasana sedikit berbeda dr sebelumnya. Sekarang sudah meja tepan di sisi kiri, dan sudah ada tambahan meja yg ada tempat bakarannya ter-attached di dalamnya (apa sih bahasanya?). Dulu, gara2 liat tempatnya, gw langsung masuk ke tempat makan ini tanpa pikir panjang. Dekorasi interiornya benar2 lain drpd yg sudah2. Ada dinding dengan seng2 karatan lengkap dengan poster usang yg udah kemakan karat. Kemudian meja2 pendek bekas gulungan kabel, bangku2 dr bekas krat minuman (tp yg kedua kali gw dateng ini, si krat sudah tidak ada), meja tatami dengan dekorasi dinding tulisan kanji.




Begitu duduk, kami selalu diserved dengan hidangan bernama Ottoshi yg berupa kol segar dengan bawang putih goreng dan saus dr soyu, cuka dan lemon. Asin, asam, segar :)

Spesialisasi di Manpuku adalah Charcoal grill bbq, kalo lo suka sistem makan-masak-sendiri seperti Hanamasa, gw jamin lo suka di sini. Apalagi dengan bakaran berupa clay pot yg dibawa si mbak kyk ember, dengan arang membara serta kawat kasa untuk membakar lauk. Lauknya sendiri ada lebih dari 30 macam, mulai dr sapi, ayam, sapi ceper, ikan pari, cumi dan berbagai organ koloni itu yg bisa dimakan (sebut aja lidah, pipi, usus, lambung dkk). Dengan saus celupan berupa soyu dengan sedikit lemon. Pas gw perhatikan, ternyata bumbu rendaman untuk masing lauk itu ga selalu sama, ada yang hanya soyu dengan sprinkle wijen, atau untuk daging2 dengan 'wangi' yg khas biasanya ada rosemary, kayak daging domba pesenan mas adyth, daging diberi perasan lemon, black pepper dan rosemary. Kalo jiwa adventure lg berkoar, coba aja aneka lauk semacam lambung ketiga sapi, kuping, pembuluh darah, rahim dan kawan2nya untuk mengekplor tekstur yang mungkin belum pernah dicoba. Pilihan gw saat ini adalah pipi sapi yang kenyal dan juicy, kemudian lidah bagian belakang juga ga kalah juicy-nya. Sementara untuk menu non halalnya, karena penuh lemak jadi agak 'flammable' XD



Lucunya di beberapa saus rendaman, ada yang bikin dagingnya caramelized ketika dibakar, curiganya ada madu untuk marinate dagingnya. Nah kebayang kan, gosong2 di pinggiran, permukaan daging yg caramelized, di dip di sauce shoyu-lemon. *kreshhhh* juicy at the end

Tapi, yang namanya bakar2an model begini, antara satu dan yg lain sebetulnya beda2 tipis. Tergantung dr kualitas daging dan sausnya. Yang bikin seru mungkin karena ambience dan alat bakar2annya yang ga biasa. Gw udah serasa lagi ada di gang2 perumahan jepang di musim gugur, kumpul2 bbq-an sambil menghangatkan diri.


Untuk option lain, Ada juga nabe buat yang mau makan kuah2an (Nabe itu semacam rebus2an seperti Sukiyaki, tp masaknya di Clay-pot), Selain itu ada menu goreng2an berupa aneka macam karage, ada juga Udon, sup2an, , Zousui (Bubur), serta Onigiri, dan beberapa menu berbau korea seperti Kimchi Gohan.

Onigiri nya ada 3 macam isian: yakiniku, miso dan umeboshi. Karena jarang liat Onigiri miso, jadi Gw coba yg miso, penasaran bentuknya gimana. Ternyata benar2 onigiri diberi miso paste dengan rasa gurih yang tajam.




Nah, pas kedatangan tim gembul yg kedua kalinya ini, sudah ada menu baru: okonomiyaki dengan berbagai macam topping. Komposisi antara telur, kol, adonan, dan sausnya pas. Modelnya okonomiyaki Kansai yang seluruh isiannya dicampur dan agak tebal. Ga kebanyakan tepung dan luarnya agak gosong crispy. Yang lucunya sausnya di sini selain rasa saus okonomiyaki yg khas serta mayonaise ada sedikit selingan rasa asam, yg gw curigai, jangan2 kebanyakan saus di tempat ini dibubuhi lemon. Rasanya justru jadi segar dan ga magteg karena terlalu didominasi rasa gurih. Topping dagingnya royal, dijembreng semua sampai nutupin adonan, dan rasanya ganasss.. Crispy dan menyerap bumbu dengan baik, smp gw sempet ga ngeh kalo itu daging. Memberikan layer tekstur yang bervariasi, jadi ga bosen makannya :D

Tapi, kalo lo lagi dalam keadaan lapar berat, ga gw sarankan kesini (kecuali kalo lo mau pesan udon atau ramen). Sejujurnya untuk range harga 25-150rb (utk menu bakarannya) porsinya termasuk 'mini'. Jadi Manpuku tempat yg lebih enak buat nongkrong2 minum sake sambil nyemil2 daging dikit XD

Foto lengkap bisa dilihat di sini

Harga:

Nabe:80-140rb
Sichirinyaki: 25-150rb
Untuk menu lain 15-70rb
Sake curah 50rb/botol

Score: 7.8/10

3 comments:

  1. minta lokasi lengkapnya dong? thanks before

    ReplyDelete
  2. Jl. Melawai IX No. 30 Blok M, Kebayoran Baru

    ReplyDelete
  3. area little tokyo itu kalo dari supermarket papaya beloknya kemana ya??

    ReplyDelete