IWS

lama tak update jajalable, apa yang terjadi, ben gibbard pisah ranjang dengan zooey, gitaris gwar meninggal, indonesia seperti biasa mentok kalah di penalty melawan malaysia, syahrini memiliki jambul khatulistiwa, dan fugazi baru saja merilis semua available recording livenya semenjak awal dia manggung sampai terakhir. oleh karena itu kita harus kembali mereview, langsung saja saya tadi siang melangkahkan kaki ke IWS di Dharmawangsa Square, Jakarta Selatan. suasananya saat itu penuh dengan ibu ibu arisan untungnya saya dapet tempat duduk. apakah IWS itu? tulisannya sih Noodle Cafe, ternyata memang spesialis bakmi tapi berbentuk rada elit. Kita coba liat menunya okeh:


yak saya pun memesan mie komplit (lengkap dengan baso dan pangsit) seharga 37 ribu. juga ice tea.baksonye
mienye
tukang masaknye
ice tea yang saya kirain manis tapi ternyata tawar. harganya ceban a.k.a. 10 ribu.

yah soal rasa sih, lumayan tapi tidak terlalu spesial menurut saya. kabarnya yang istimewa dan bikin harganya rada mahal dari iws ialah karena semua mie dimasak dengan air mineral botol. oleh karena itu saya berikan 6 dari 10 saja. eh btw harga2 belom termasuk pajak yeh

JAJALED!

btw, what does IWS means? is it an acronym? what does IWS stands for? care to explain?

Cafe Moka

Cuisine: International

Location: Jl. Raya Seminyak, Bali

Score: 7.5/10


Di sudut gang tempat saya menginap, beriri manis sebuah café bergaya mediterania. Mungkin kalau dibanding dengan rentetan café2 dengan reklame diri yang jauh lebih menarik dan jor2an di wilayah seminyak, café moka ini tidak masuk dalam list café wajib jajal selama gw di sini. Tp mendengar rumor cakes dan pastanya enak.. langsunglah di satu pagi dengan, tas berat, rambut basah, serta kepala penuh daftar PR yang harus gw kerjakan gw melipir ke sana.



Untuk ukuran pagi yang tanggung, café ini sangat penuh, hanya tersisa satu meja dengan satu kursi di pojokan untuk saya. Perfect vantage point! I’ve always liked corner seat, karena dengannya membuat gw lebih mudah memandang venue secara keseluruhan. Walaupun entah kenapa, duduk sendirian di kursi pojokan ini, dengan mata tak lepas dari laptop serta kamera, ternyata mengundang perhatian para pengunjung yang, seriously, ga ada satupun turis local seperti saya. Sudahlah, toh earphone sudah menancap di kuping.


Mungkin, café moka ini bisa dibilang café clash-of-culture. Awalnya saya kira ini adalah café perancis, sempat bergeser ke italia juga berhubung yang terkenal adalah pastanya, belum ditambah design interiornya yang berbau mediterania ini. Dan begitu membuka menu, saya kian bingung lagi. Café moka memiliki breakfast set menu seperti, American breakfast yang berupa segelas jus, 2 butir telur dengan bacon atau sosis, sekeranjang roti (ga bohong, porsinya banyak banget), buah2an dan ditutup dengan kopi atau teh. Atau mau sarapan imut ala perancis, Petit Dejeuner Parisien, berupa segelas jus, 2 potong cake, butter and jam, kemudian ditutup kopi/the/coklat panas (apanya yang petit, btw?), atau buat yang perutnya baja, bisa pesan sarapan meksiko dengan segelas jus, red beans with guacamole, 2 butir telur dengan bacon atau sosis, sekeranjang brown bread lengkap dengan butter & jam, dan ditutup dengan kopi atau the.


Masih ada lagi trekking breakfast (menu2 sehat seperti buah dan yoghurt), tropical breakfast (you do the math, kira2 menunya akan berisi apa aja), sementara saya pesan coffee lovers breakfast. Kopi, sepotong cake, dan air mineral.


Buat kaum perempuan pecinta cake, pastinya akan dihadapi pilihan yang sulit. Cake2 menggiurkan dengan tampilan cantik sudah terpampang begitu memasuki café. Mata saya pun langsung meneliti dengan liar begitu melihat seberapa banyak pilihan yang harus saya tentukan. Dan Lemon Tart menjadi pilihan pertama saya. There’s no way I could resist lemon tarts, eventhough sering kali lemon tart itu mengecewakan saya. Lemon tart, atau mungkin saya sebut lemon meringue, pesanan saya ini sebaiknya tidak dikonsumsi oleh orang2 yang tidak menyukai rasa asam. Lemon creamnya tajam menyengat, controlling over your palate. A striking lemon, just the way I love it. Whipcream yang manis menetralisir dengan segera rasa asam yang tajam, kemudian base pie yang buttery melengkapi rasa tart ini.


Untuk kopi, rasanya cukup lite. And thanks god, foamnya ga kebanyakan. Cuma yang dari kemarin cukup saya sayangkan, I haven’t found a proper coffee here. Selain varian yang itu2 saja, ditambah there’s no sense of pride akan kopi2 lokal. Setiap saya Tanya, mereka menggunakan kopi apa, jawabannya selalu sama:


“wah mbak, kalo itu cuma kopi local, lebih baik pesan ini saja, kalau itu baru pakai illy”


hummm they just don’t realize how wonderful kopi bali is…


Mungkin cuaca panas setempat membuat budaya minum kopi meluntur di sini.


PR masih banyak, hari sudah siang, dan saya pun kembali melapar. Sempet tergoda dengan bau quiche meja sebelah saya yang sangat menggiurkan, atau sandwich dengan Focaccia bread meja seberang saya, bahkan sekeranjang roti hangat meja depan saya saja terlihat menggoda, oke baiklah saya benar-benar lapar. Dan sangat dilemma mau pesan apa, sayangnya saya sendirian jadi ga bisa coba2 huhu. Berhubung tujuan awal saya adalah menjajal pasta yang katanya enak itu, saya pun membulatkan tekad, satu spaghetti Pistou untuk saya


Pistou adalah pasta dengan basil, tomat serta garlic. Dan untung saja saya tadi tidak jadi tergoda memesan sekeranjang roti karena pistou saya datang bersama teman2nya yang di keranjang itu.



Sekeranjang teman pistou itu berupa home made white bread dan brown bread. Dengan sebongkah besar unsalted butter. Rotinya luar biasa harum dan gurih. Crispy di bagian permukaannya, dan sangat lembut di bagian dalam. I could eat this all day!



Sementara untuk pistounya, untuk lidah Indonesia yang sudh terbasa dengan spices mungkin akan terasa sedikit bland. Didominasi aroma basil yang rasanya nyaris seperti seledri, hanya lebih mild, tidak sewangi seledri, dan sedikit lebih pahit. Dan efek blandnya itu datang dari fresh chopped tomato yang ikut dimasak dari awal hingga layu dengan olive oil. Garlicnya finely-cooked, sehingga tidak lagi terlalu tajam tapi cukup untuk mengimbangi rasa agar tidak eneg di after tastenya. Tidak puas dengan rasa yang tidak meledak2? Tambahnkan parmesan cheese. Keju dan tomat itu adalah pairing terbaik. Begitu parmesan ditabur rasanya langsung balance. Paduan tomat dan keju yang sempurna segera menonjol ke depan, sementara basil segera berperan sebagai herbs yang menghiasi kecapan2 rasa sebagaimana mestinya, kemudian diakhiri dengan aroma garlic yang ringan. Thumbs up. Ini yang gw sebut sebagai pasta serius. Kadang ketika gw menjajal pasta, sering kali gw mendapati pasta2 yang tidak bermain dengan herbs nya, dan terlalu didominasi rasa tomat, atau bahkan rasa tepung pasta! Dan untuk café moka, gw jamin keseriusannya dalam memasak pasta!


Sobek roti, cocol ke butter. Jadi rumput yang bergoyang. Nyammmmm.


Café Moka (yang ternyata benar Café Perancis), mungkin memilik tampilan tidak seberapa cantik dari luar bila dibandingkan cafe2 yang lebih meriah di sepanjang Jl. Seminyak, tapi begitu masuk, you will sense a totally different thing! Mungkin karena fokusnya turis2 asing, mereka begitu serius mengolah makanan mereka, dan Karena berusaha meraup segala range turis, jadinya banyak varian di café ini (yang setelah gw perhatikan baik2, sebagian besar café di bali suka mencampur menunya dengan makanan manca Negara), untungnya karena dibarengi dengan keseriusan dalam mengolah bahan tadi, rasanya tidak ‘nanggung’ dan benar2 royal dengan ingredients –nya ☺


Carls Jr. Burger at Summarecon Mall Serpong 2


pertama-tama, izinkanlah saya untuk mengucapkan terimakasih kepada pihak Carls Jr. terutama mbak Annisaa yang telah meluangkan waktu untuk mencari contact jajalable culinary serta mengundang kami ke launching gerai ke-5 Carls Jr. di Indonesia, yakni di Tangerang, Summarecon Mall Serpong 2 kamis, 27 oktober kemarin. siapa yang sangka blog kecil seperti jajalable bisa diundang (dan makan gratis pastinya) oleh salah satu restoran fastfood (meskipun fastfood tapi tiap pesen dimasak dulu) ternama dari amrik. meskipun carls jr. tidak seterkenal restoran fastfood lainnya, tetapi saya cukup menggemari burgernya. nampaknya carls jr. sudah siap secara perlahan lahan membangun comeback yang sempurna di abad ini seperti restoran2 lainnya yang diabad lalu sudah pernah ada tapi tidak terlalu laku.



saya sendiri pernah merasakan carls jr. di abad 20, ketika itu saya masih SD, diajak mamah ke daerah Bursa Efek Jakarta (BEJ) lalu perut saya lapar, eh diajak makan ke Carls Jr. restoran apaan nih? saya ga pernah tau ada restoran ginian di Jakarta, kayaknya segmentasinya untuk para pekerja kantoran?! alangkah kagetnya beberapa tahun lalu ketika Carls Jr. dibuka di Grand Indonesia, lengkap dengan Farah Quinn yang sayangnya tidak ada adegan cuci mobil seperti iklan Carls Jr. Paris Hilton hhehehe.



okeh kembali ke launching, acara sendiri dimulai pukul 3 sore, saya dan 2 pseudo-contributor saya, Xandega dan Vita datang dengan perut kosong. what? pseudo contributor!? (maaf mbak saya sedikit bohong, tapi masak saya ketangerang sendirian, butuh temen juga dongs, hehehe ga deng mereka juga contributor kok, contributor tamu tepatnya. serius ini.). disambut oleh 2 mbak mbak ucul menawarkan gelas, bukan sembarang gelas, gelas carls jr, gelas refillable!

pseudo-contributors (ga deng mereka juga contributor kok, contributor tamu tepatnya. serius ini.).


saya pun menyaksikan bapak Henry, selaku Operational Director Marketing Carl's Jr. Indonesia berbicara mengenai banyak hal dan ada beberapa hal yang menarik seperti:

launching carls jr. ini berbarengan dengan launching summarecon mall serpong part.2 (selanjutnya disingkat sms 2), yakni tanggal 27, pantesan pas kita dateng suasananya kayak kondangan, pada pake batik gitu. Lalu Bapak Henry sempat saingan dan kalah pamor dengan barongsai summarecon yang lewat di sekitar Carls Jr.

carls jr. star vs. barongsai


Bagaimana cerita launching carls jr. di sms 2 ini hampir sama seperti cerita dongeng bandung bondowoso, disini diceritakan ada orang disuruh bangun 1000 candi dalam semalam dan harus jadi sebelum ayam berkokok, namun tidak berhasil karena ayamnya berkokok duluan gara gara dicurangin. hubungannya apa ya saya lupa hahahaha (maaf), mungkin lebih ke cepatnya pembangunan restoran ini semenjak 2 bulan lalu, yang merupakan carls jr. ke 5 setelah sebelumnya dibangun di grand indonesia, emporium, la piazza, dan central park. dan mereka berencana membangun 25 restoran carls jr. di indonesia. (semangat ya pak!)



juga rupanya saat itu carls jr. sms2 belum bisa membuat burger sehingga burgernya dibawa langsung dari yang cabang central park. gapapa kok, tetep enak! menurut pak Henry fresh itu penting soalnya, karena itu carls jr. dibuat sistem dimasak setelah kita pesan lalu ada table servicenya, pelayan bakal anterin/refillin makanan/minuman kita. juga carls jr. merupakan restoran fastfood pertama diindonesia yang menggunakan konsep freeflow (ampe dapet MURI cuy), makanya kata bapak Henry bisa dicampur campur juga, "fanta dicampur enak loh" serunya. Dan yang paling penting gelas yang bertuliskan/berasal/berlabel dari Carls Jr. itu bisa dipake refill kapan saja (saya pun dan pseudo-contributor saya becanda-canda bagaimana jika kita ambil minum lalu nonton bioskop, abis nonton bioskop ke carls jr lagi untuk minum freeflow doang hahaha). dan rupanya pak henry sadar, dia sering mendapat pertanyaan "ga takut rugi pak?" atau "kenapa kentangnya ga freeflow juga?" wah garing tuh yang nanya... kentang carls jr. itu grade tinggi dan masih ada kulitnya, menunjukkan kalo kentangnya natural.



kami pun selaku anak southern jakarta (halah) bertanya saat sesi tanya jawab media, diwakili oleh xandega
"kita kan anak jakarta selatan nih? kenapa carls jr. belum buka di jaksel?"
yang ternyata dijawab mereka belum dapet lokasi yang pas karena carls jr. tempatnya harus agak besar, agar nyaman. kabarnya carls jr. yang diamrikpun masih kalah keren dan comfortable dibandingkan yang versi diindonesia.

ergh mau ngomong apa lagi ya, gimana kalo kita paste press releasenya disini hahaha biar rame:

Carl Jr. Rayakan Pembukaan Restoran Baru di Wilayah Serpong, Tangerang

Perkenalkan gerai ke-5 dan menu terbaru Hand-breaded Chicken Fillet Sandwich

Jakarta, 27 Oktober 2011 - Carl Jr. mengumumkan pembukaan gerai terbarunya dan siap melayani konsumen di wilayah Tangerang, yakni di lokasi hang-out paling baru di wilayah tersebut. Gerai tersebut terletak di Summarecon Mall Serpong (SMS) 2 dan merupakan gerai ke-5 dari lebih 25 restoran Carl Jr. di Indonesia yang rencananya akan dikembangkan selama lima tahun ke depan.

Berdiri sejak 70 tahun lalu di California, Carl Jr. memiliki sejarah yang panjang dalam menyajikan burger dengan kualitas premium dan dikenal sebagai perwakilan sejati dari menu burger khas Amerika. Saat ini ada lebih dari 1.200 Carl Jr. Restoran di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

Sebagai burger favorit bintang-bintang Hollywood, kekuatan utama dari Carl Jr. adalah kualitas, menu-menu terbaik di kelasnya, sistem pelayanan dan delivery, fasilitas premium dan sajian menu yang inovatif. Pada pembukaan gerai ke-5 di SMS 2, Carl Jr. memperkenalkan pilihan menu terbaru yaitu Hand-breaded Chicken Fillet Sandwich yang kini telah tersedia di seluruh gerai Carl Jr. Menu tersebut dimasak ketika dipesan, diolah dan dengan segar disiapkan – sebuah sajian pilihan menu baru yang berkualitas. Menu terbaru Hand-breaded Chicken Fillet Sandwich tersebut tersedia dengan harga Rp 35.000,- atau paket menu combo yang meliputi burger, kentang goreng dan minuman ukuran regular yang free refill dengan harga Rp 52.000.

"Seperti yang diharapkan, menu Hand-breaded Chicken Tenders yang telah lebih dahulu kami hadirkan terasa jauh lebih baik dan lebih segar, dengan kualitas lebih dari restoran sit-in, karena bisanya mereka menggunakan jenis potongan ayam yang setengah digoreng (partially-fried) ataupun yang dibekukan (frozen),” jelas Henry Kwan, Operational Director Marketing Carl's Jr. Indonesia. "Jadi, sudah sewajarnya bila kini kami hadirkan Hand-breaded Chicken Fillet Sandwich untuk konsumen Indonesia. Sebuah pilihan menu yang besar, tebal dan juicy.”

Carl Jr. terus menghadirkan menu-menu yang inovatif dengan kualitas premium. Menu-menu burger di Carl’s Jr. dipanggang dengan arang (charbroiled) dan dimasak di atas api terbuka untuk mempertahankan rasa terbaik dan menghasilkan burger yang lebih nikmat. Salah satu menu klasik Carl Jr. yang tentunya menjadi menu favorit adalah Western Bacon Cheeseburger, yaitu burger dengan daging burger charbroiled, dua iris daging sapi asap, melted american cheese, dua onion rings yang renyah dengan saus barbeque yang tangy.

“Seperti di restaurant Carl’s Jr. lainnya, di gerai SMS 2 para pelanggan tidak hanya dapat menikmati keunikan charbroiled burgers ala Amerika yang menggugah selera atau menu-menu premium lainnya, tetapi juga dapat menikmati minum sepuasnya di bar yang tersedia (all-you-can-drink beverage bar) serta kenyamanan dari layanan meja (partial table service), dan Carl’s Jr. merupakan yang pertama di Indonesia dalam menghadirkan kedua hal tersebut di pasar restoran cepat-saji,” tambah Henry Kwan. Untuk konsep free-flow drinks, Carl’s Jr. telah meraih rekor MURI. Gerai Carl’s Jr. di SMS 2 memiliki 200 tempat duduk, dengan desain interior yang cerah dan terbuka. Pelanggan pasti akan menikmati hangout di gerai terbaru tersebut.

Dalam merayakan pembukaan gerai Carl’s Jr. di SMS 2, beberapa kegiatan digelar seperti membagikan balon bergambar icon Carl’s Jr. (“Happy Star”) kepada pengunjung mall dan juga games seru berhadiah voucher Carl’s Jr. Selain itu, ada pula quiz – quiz menarik di Twitter dan Facebook. Icon Carl’s Jr., yaitu “Happy Star”, turut hadir memeriahkan pembukaan gerai Central Park untuk menyambut para pelanggan. Happy Star pada logo Carl’s Jr. telah lama menjadi identitas brand.

“Menyediakan menu berkualitas terbaik bagi pelanggan adalah fokus utama kami. Burger kami diolah secara charbroiled dan dimasak di atas api terbuka untuk mempertahankan rasa terbaik dalam menyajikan burger dengan rasa yang juicy,” tambah Henry Kwan.

Mengenai informasi dan promo terbaru mengenai Carl’s Jr. dapat diperoleh dengan menjadi follower di akun facebook (www.facebook.com / CarlsJrIndo), Twitter (www.twitter.com / CarlsJrID), ataupun dengan meng-add pin BB 21B2532D. Layanan delivery serta berbagai informasi mengenai menu Carl’s Jr. dapat diperoleh dengan menghubungi (021) 500101. Carl’s Jr. memberikan Free Delivery Charge untuk setiap pembelian minimal Rp.100.000,-.

Carl’s Jr. telah hadir di Grand Indonesia, Emporium Pluit, La Piazza, Central Park Mall dan yang terbaru adalah Summarecon Mal Serpong 2, lantai Ground. Gerai-gerai lainnya akan segera hadir di wilayah Jakarta lainnya.

Tentang Carl’s Jr. Indonesia
Carl’s Jr. hadir di Indonesia sejak awal bulan Agustus 2010 yang secara resmi menandai masuknya brand restoran burger terkenal di dunia ini ke pasar Indonesia. Lokasi pertama adalah di Grand Indonesia dan merupakan gerai pertama dari 25 restoran Carl's Jr. atau lebih yang akan dikembangkan selama enam tahun ke depan. PT. Fortune Food Internasional memiliki hak eksklusif untuk mengembangkan Carl's Jr. di Jakarta dan Bali. Saat ini Carl’s Jr. telah memiliki empat lokasi di Jakarta; Grand Indonesia, Emporium Pluit, La Piazza dan Central Park.

Tentang Carl’s Jr.
Carl’s Jr® sudah hadir selama 70 tahun di industri cepat-saji. Bermula dari gerobak hot dog di Los Angeles, California pada tahun 1941, sampai menjadi sebuah organisasi internasional yang memiliki lebih dari 30.000 karyawan di seluruh dunia. Carl's Jr ® adalah anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh CKE Restaurants, Inc dari Carpinteria, California. Sampai dengan akhir tahun fiskal kuartal pertama 2010, CKE Restaurants, Inc, melalui anak perusahaannya, memiliki total 3.134 waralaba, lisensi atau restoran yang dioperasikan perusahaan di 42 negara bagian dan 16 negara, termasuk 1.233 ® Carl's Jr. Restaurants dan 1.901 Hardee's Restaurants. Untuk informasi lebih lanjut, tentang Carl's Jr ® kunjungi www.carlsjr.com atau situs Social Media seperti www.facebook.com/carlsjr, www.twitter.com/carlsjr, dan www.youtube.com/carlsjr.

Tentang CKE Restaurants, Inc.
CKE Restaurants, Inc berkantor pusat di Carpinteria, California. Pada akhir tahun fiskal 2011, CKE Restaurants, Inc, melalui anak perusahaannya, memiliki total 3.159 waralaba, restoran berlisensi atau perusahaan-beroperasi di 42 negara bagian dan 19 negara, termasuk 1.249 restoran Carl' Jr dan 1.899 restoran Hardee's. Untuk informasi lebih lanjut tentang CKE Restaurants dan brand lainnya, silakan kunjungi www.ckr.com, www.carlsjr.com dan www.hardees.com.


udeh ya udeh, jadi saatnya makan!
kita dikasih menu baru yakni hand breaded chicken fillet sandwich.



dilengkapi dengan eskrimnya.



rasanya, tentu saja enak, dan saya nambah, makan 2 kali. dagingnya empuk dan tebal, berasa ga rugi.





saudari vita ditanyakan oleh mc gimana rasanya, dia tampak bahagia :')


Konsep Interior Carl’s Jr di SMS2 kental nuansa Amerika. Mulai dari pemilihan kursi dan meja kayak di diner, wallpaper ber-graphic kota-kota besar Amrik. Bahkan tempat tisue-nya juga kayak di diner-diner yang kita liat di film loh.

Eskrim sudae nya enak! Gak cepet meleleh, bahkan udah didiemin 10 menitan juga masih padat.

Video-video yang diputer disini juga terbilang update, mulai dari Move Like Jagger nya Maroon 5, Someone Like You-nya Adele (yang membuat salah satu pseudo-contributor kita mendadak galau), sama video klip Korea Korea-an gitu saya lupa nama artist nya hehehe.

Kita diajak keliling-keliling ngeliat dapurnya Carl’s Jr yang terbilang lebih besar dibandingkan restoran cepat saji sejenis (sayangnya gak boleh motret huhu). Di sana kita melihat alat charbroil yang digunakan untuk meng-grill daging ketika akan disajikan, jadi tetap terjaga kesegarannya.

Setelah menyantap hand breaded chicken fillet sandwich, dapat saya simpulkan bahwa:
- chicken filletnya tebal dan montok. Bukan sembarang daging yang asal diselipin di 2 lembar roti burger. Yang ini punya kelas!
- Roti nya tebal, bahkan kalau diteken gak kempes loh.
- Mayonaise-nya enak! Kayaknya sebelumnya saya gak pernah ngerasain mayonaise macam itu deh
- Vita


okeh sekian, thanks atas undangannya, carls jr.



ps. yang kayak gini gini nih bikin gua pengen cepet2 expand jajalable jadi domain.

Sate Gule Tongseng Kambing Wong Kebumen


waw 100 followers di blogspot! nah nah jadi begini ceritanya, beberapa hari lalu ane ke bandung nih, pengen nyari sate buntel yang enak. kata bung jeko, seorang lulusan seni rupa dikampus ternama bandung yang enak itu didekat stasiun bandung dijalan kebon kawung, sederet dengan stasiun dan diseberang hotel mutiara. oke markijal...ini dia satenya, enak, empuk2 gitu dengan saus kacangnya. tapi kyknya kurang banyak :( satunya Rp.8000 belum termasuk nasi putih yang harganya 3000. minumnya es teh manis seharga sama.

ini totalnya, overall saya kasih 7.7/10

JAJALED!

Rumah Makan Legoh, Bandung

Entah kenapa setiap saya ke bandung selalu hujan deras. Mengapa? Apakah langit ikut merasakan tangis isakku? Rintik-rintik syahdu. Nasib.



Legoh terletak di Jl. Sultan Agung, Bandung deretan sebelum distro-distro macem Ouval Rsch dsb. Walaupun bentuknya kaya garasi rumah, Legoh menyajikan makanan murah meriah mulai dari seribu perak sampe 20ribuan. Murah banget yah, sesuatu banget.


Saya dan teman saya memesan Cumi Goreng Rica (16rb), Bebek Bakar Madu (20rb), Mendoan isi 4 (4rb), Nasi Goreng Hitam (14rb), Ayam Goreng Rica (16rb), Tahu Kemangi (10rb), dan Es Teh Manis Jumbo (4rb). Rasanya gimana yah, hmmmmmm biasa aja. Ketolong murahnya sih. Padahal saya udah milih yang dijempolin sama si Chef Leon. Denger-denger ni tempat punya drummernya Koil. Saya ga dengerin Koil sih, walaupun pernah dikasih cdnya sama mantan. Tapi abis itu saya kasih ke pacar saya yang selanjutnya dan ujung-ujungnya jadi mantan jugak. Nasib.


Nasi Goreng Hitam isinya cuma nasgor pake tinta cumi doang dikasih printilan cumi-cumi unyu yang kurang berasa sebenernya + telor ceplok. Tapi porsinya bener-bener gede, bisa jadi makan tengah atau emang kalo lagi dalam keadaan perut mahasiswa naas, mungkin bisa abis sendirian. Mendoannya biasa aja. Bebek Bakar Madunya alot banget, terus saya minta pisau sama si aa', tapi katanya "disini gak ada piso neng". Nasib.



Tapi saya suka banget sih cumi goreng ricanya. Mesennya yang sedikit pedas, jadinya lidah ga terbakar api cemburu. Tepungnya garing sekali disiram cabe-cabe, walaupun terlihat galak tapi rasanya cukup melekat di hati. Begitupun Es Teh Jumbonya. Hanya dengan 4rb dapet segede gitu. Sesuatu banget.



Overall, Legoh dari skala 1-10 saya kasih 6.5 aja. Rasa Mediocre tapi harga sobat minang!


Oiya, sedikit teaser, ini Mango Dessert dari Kedai Ling-ling yang kiosnya terletak di sebelah Legoh (D'Loops). Rasanya enak banget. Jus mangga di freeze dikasih jelly dan mochi. Mangganya dikasih apa saya ga paham bisa enak bgt. Harganya 15rb sih emang mahal, tapi enak banget. Lain kali saya review secara lengkap. Cobain deh, sesuatu banget.

Jajalable Culinary back on Facebook.

Namun kali ini berbentuk page. Yang group tidak terurus. Semoga dengan adanya ini kita bisa makin berdiskusi disana tanpa melupakan blog ini tentunya. hahaha tapi tenang ntar tahun ini tetep mau bikin domain kok. Serius.

Like Us Here

Rumah Makan Ibu Bunut

Hello, lama tak bersua, terakhir pas bulan puasa ya. kali ini bagaimana jika saya menuju LIKE EARTH a.k.a. SUKABUMI. terdapat sebuah makanan yang cukup ngetop disana yang dibawa oleh seorang ibu bernama bunut. yap. tidak salah lagi RUMAH MAKAN IBU BUNUT! terletak di persimpangan Jalan Suryakencana.
ini menunya, disini andelannya itu soto dan sop, bisa milih sendiri nih lauknya,
saya pesen soto campur tapi ga ngambil sendiri, nyuruh pelayannya, minumnya jus stroberi
ini lah si soto campur. rasanya tentu saja okeh. takarannya pas.
ini semuanya
dan ini billnya. jus stroberi 9000 soto campur 20000, nasi 4000. saya kasih 7.9/10 JAJALED!

Hamptons Cafe

Alohai, setelah lama saya vakum menulis disini, saya kembali dengan rasa buah apel segar! *apeu*

Hamptons Cafe terletak di Jalan Benda Raya, Kemang. Begitu masuk jalan benda, di sebelah kiri langsung ada ruko-ruko kecil. Hamptons menyajikan makanan imut-imut sebagai spesialisasinya seperti Canapes, Tartlets dan semacamnya. Cocok untuk yang mau duduk-duduk sore ngidam manis-manisan. Tempatnya didesign sangat rumahan ala western dengan furnitur-furnitur yang... yah, let's just say that this place is well furnished!


Saya mencoba tempat yang baru buka ga berapa lama ini dengan beberapa orang teman, supaya icip-icip makin merata *ga beli cuma modal gigit* :p

Saya memesan Strawberry Cheesecake Milkshake dan Carbonara Tagliatelle. Teman-teman saya memesan Yakult Milkshake, Red Velvet Milkshake, Nuttela & Hazelnut Milkshake, Red Velvet Cupcakes, dan beberapa jenis Tartlets. Suasana yang cozy membuat kami melupakan sedikit akan pesanan yang tak kunjung datang.


Bavarois Macarons, Strawberry Panna Cotta seharga 9ribu rupiah. KitKat & Nuttela Tartlets 7.5ribu. Kecuali Red Velvet Cupcake 35ribu.


Red Velvet Milkshake 22.5ribu


Tagliatelle Carbonara yang gak Carbonara banget seharga 37.5ribu


Ini Yakult Smoothies & Double Berry Smoothies kayanya, padahal saya mesennya Strawberry Cheesecake Milkshake. Ck. 22.5ribu.


Yang ini Nuttela & Hazelnut Milkshake 22.5ribu juga.

Pas dateng, saya langsung nyicip minuman satu-satu.
"Kok pesanan gw rasanya ga strawberry ya, apalagi cheesecake. rasanya kaya blueberry gitu. jangan-jangan salah?"

"Kok pesenan gw kayanya bukan Red Velvet yah? ini kayanya malah Strawberry Milkshake punya lo deh. Soalnya Red Velvet Milkshake tadi dipesen sebelomnya ga kaya gini rasanya"

"Kok tagliatelle carbonara gw kaya chicken mushroom ya? mana beef baconnya?!"


Errrrrrrr, kekecewaan pemirsa terjadi ketika si mas-mas salah ngasih orderan kita. Harusnya kecurigaan saya timbul seketika waktu dia mengulang pesanan, salah satunya ketika dia melafalkan "Cupcakes" secara literally "cup-cak-es". Saya complain dong ah, sekalian masukan buat tempat baru ini supaya kedepannya lebih teliti dengan pesanan pelanggan.


Tiara Talitha (kiri), Mahasiswi Fakultas Kedokteran Gigi, Perintis Jakarta Street Looks :p
"Tempatnya rumahan banget, tapi ga murahan"

Ipeh Malik (kanan), Mahasiswi Fakultas Hukum, tapi ga pernah keliatan di kampus
"gw suka sih tempatnya cozy banget, makanannya enak-enak"

Overall, Hamptons Cafe menurut saya tempat yang cocok buat duduk2 sore sama temen-temen sambil menikmati suasana romantis ala western ini fufufu. Tapi servisnya menurut saya rada mengecewakan. Waiternya perlu di training ulang mungkin. So, 7 out of 10 deh.