Kedai Halaman

Kedai Halaman terletak di Jl.Cipete Raya no.4B Jakarta Selatan. Tepatnya disebelah tempat abuba steak yang lama, ada jalan masuk sekitar 20 m kedalam, ada plangnya sih.
sesuai namanya, restoran ini dibuat disebuah halaman rumah dengan pohon2 yg rindang. makanannya? ternyata juga seperti makanan rumah, kita dipersilahkan untuk mengambil makanannya sendiri
nasi dari rice cooker (4 ribu belom tax), lauknya macam macam, ada rendang, daging cabe hijau, ayam/cumi rica rica, tahu, somay, sayur asem, dll. namun menurut saya kurang banyak pilihannya, akhirnya saya mengambil lauk ayam rica2 saja (9 ribu excl 10% tax). minumnya freshtea (4 ribu exl 10% tax).ayamnya enak! saya ketagihan! namun saya penasaran dengan menu lainnya, yakni masakan westernnya. akhirnya saya memesan fish n chips seharga 30 ribu (tidak termasuk tax 10%)fishnya enak. empuk2 ngehe gitu deh. cuman sidedishnya seperti salad dan kentangnya kurang. jadi kira kira anda harus menyiapkan minimal 50 ribu kali ya untuk makan disini. (dengan 20 ribu juga sudah bisa survive dengan 1 lauk)

overall saya kasih 7.6/10 deh. JAJALED!

Bakmi Roxy

setelah berjam-jam marathon dvd "how i met your mother" yang belakangan ini sedang hype, saya memutuskan untuk posting singkat saja daripada galau ditinggal kekasih yang asik moshing2 *curcol*

oke, bakmi ini terletak di radio dalam, di depan bengkel gitu (yang kalau malem jadi tempat makan ini) sebelah petshop. aduh nama petshopnya apa ya lupa hehe. jadi ancang2nya kalo dari pim ke arah radal, bakmi ini ada di sebelah kiri jalan ga lama setelah belokan ke kanan yang sering bikin macet itu. bakmi roxy bukanya malem, diatas jam 6 kayanya. saya pesan apa yang selalu saya pesan di tempat2 yang menyajikan mie ayam, bakmi ayam bakso pangsit rebus yamin! ada juga kwetiau rebus, yang kata temen saya sih rasanya gak kalah enak :9


ini dia, ternyata seporsi lengkap ini hanya 13ribu rupiah! huah, murah yah. kalo mie ayam polos aja sekitar 9ribu kalo ga salah. kuahnya enak, agak beda dari kaldu2 lain menurut saya. ini rasanya agak pekat2 kaldu ayam gimanaaa gitu hauhauhaha. terus ayamnya juga bener2 gurih dan beneran daging. ga kaya abang2 yang suka nipu naroknya kulit, tulang atau apalah. kampret emang. lanjut, disediakan condiments layaknya gerobak2 mie ayam, daun bawang, sambel dsb. tidak lupa ada pangsit goreng!


bakmi roxy selalu rame, jarang saya temukan sepi. suatu kali saya ketemu guru smp saya makan disini, ujung2nya ditraktir hehehe.


rate 1-10 saya kasih 7.8 buat mie ayam kaki lima. karena harga yang murah dengan rasa yang bikin hati adem ayem seketika, tapi abis makannya doang. abis itu anda boleh kembali galau, saya izinkan.

Nasgor Kebuli (Bakmi Jogja) Apjay

hadeu hadeu maafkeun saya lagi jarang update. dikarenakan dosen-dosen saya yang ibarat melangkahi Tuhan dengan memberikan tugas-tugas yang tidak dapat dilalui dengan tegar. karena Tuhan pun tidak akan memberikan cobaan yang tidak bisa dilalui hambanya. maka dari itu, dosen-dosen saya memang bajingan.


fokus kepada review saya kali ini, pastinya ente sekalian udah pernah makan di gerobak depan apjay ini, ato paling gak denger desas desus akan kenikmatannya hehe. disini ada menu bakmi jogja & nasi goreng. apa yang membuat nasi gorengnya spesial? nasi goreng disini bumbunya kebuli! denger kata kebuli, insting jajal saya langsung timbul. maka saya pesen nasgor kebuli kambing. muahahahaha *apeu*
mari dilihat menunya...


ini doi! nasi gorengnya pedes. kayanya sih karena di bumbu kebulinya ini emg settingannya pedes. jadi kalo ordernya "ga pedes" rasa kebulinya ga kerasa. sepiring harganya 17ribu. terus saya tambah telor ceplok stengah mateng lagi yang nambah 2500


lalu ini adalah nasi goreng mawut! maksutnya semrawut karena nasgornya acak2an dicampur sama mie hehehe. waktu itu saya labil mau mie apa nasgor. kalo ada nasi mawut jangan khawatir! karena bisa nasgor, bisa juga mie kikikik. harganya 14ribu saja. tapi ini bumbu jawa, bukan bumbu kebuli.


jajanan ini baru buka jam 7 malem keatas kayanya. soalnya kalo pagi jualannya bubur ayam, menurut kabar burung yang berkicau di pagi hari.


rate 1-10 saya kasih 7.8
patut jajal buat ente-ente pecinta kambing! kyaaaaaaa :3

Mastro Meat Market

Lokasi: Jl. Wolter Monginsidi no. 36
Sesuai namanya Mastro Meat Market memang merupakan tempat untuk membeli daging. Letaknya sendiri tidak jauh dengan Indoguna yang juga sudah ngetop dari dulu menjual daging steak. Namun apakah yang unik dari Mastro? rupanya Mastro menerima jasa pemasakan untuk dine in. Mengingatkan kita akan Ranch Market. Tentunya awalnya kita harus ke pendingin untuk memilih daging yang akan kita makan.dipilih dipilih. dan setelah dipilih, harga dagingnya tergolong murah sih, tapi lebih enak kalau rame rame kesini, jadi bisa memesan yang banyak dengan harga yg sedikit.T-Bone, 300an gram seharga 69 ribu rupiah. saus bbqIce Tea, 7.500 rupiah merupakan salah satu minuman termurah di mastro. namun terdapat juga kulkas yg berisikan minuman soft drink seperti pulpy orange, coca cola, fanta, dll.

sayangnya tidak seperti ranch market, ternyata kita harus nambah bayar untuk biaya masak 10 ribu, lalu sausnya (ada mushroom, bbq, dan blackpepper) yg seharga 15 ribu. dan yang paling tidak asik ialah sidedishnya yang berupa soft drink, kentang, dan salad yg seharga 45 ribu. jadi tanpa steakpun kita sudah menghabiskan 70 ribu (what the...) kemahalan menurut saya. untuk itu saya menghadirkan guest review yaitu didit dari band pest lives untuk membahas side dish ini, silahkan :

Side Dish Mastro

Pertama kali ke Mastro, side dish adalah satu menu yang tidak kita pesan, dikarenakan harganya yang cukup wah untuk sebuah side dish yang terdiri dari mash potato/french fries dan seporsi salad. Lucunya, setelah gw cerita ke ibu gw tentang pengalaman makan daging wagyu di Mastro yang cukup enak, gw langsung diajak lagi ke restoran itu. Makan-makan keluarga, ditraktir ayah, aha! Saatnya gw mencoba side dish mereka.

Akhirnya setelah sampai sana, gw langsung memilih daging wagyu dan memesan seporsi side dish. Gw memilih mash potato dan sejurus kemudian ia datang di piring bersama daging saya pilih. Semangkuk salad juga turut menemani. Walhasil, apa yang tersaji di meja makan lebih meriah dibandingkan pertama kali datang ke sini :D
Pertama-tama sebagai pembuka salad gw lahap. Rasanya ya begitu saja berhubung tampilannya juga polos tanpa dressing, hanya mungkin sedikit minyak untuk memberikan rasa gurih. Porsi salad itu pun habis tanpa sensasi apapun, benar-benar cuma pemanasan.

Lanjut ke mash potato yang tampilannya juga standar mash potato. Lagi-lagi rasanya juga sebagaimana yang diharapkan dari seporsi mash potato. No fuss, semua terasa begitu normal, dibilang enak ya nggak, dibilang nggak enak juga nggak. Jadi gw putuskan untuk menghabiskan saja mash potato ini agar bisa konsen menyantap wagyu.

Kesimpulannya, untuk sebuah side dish seharga 45 rbi, seporsi salad dan seporsi mash potato memang tears cutup mahal. Rasanya jug tidal istimewa, mungkin memang hanya berfungsi sebagai pemanasan pert sebum menyantap dating. Kecuali memang pert lu lag lapar banged dan duet lag bank, side dish ini bias dilewatkan. But then again, Mastro is a meat market, you are not expected to eat potato there, you're there for pure carnivorous experience. Roar!


ok, terimakasih bung didit. sayang sekali anda menyalakan fitur autotext. dan anda tidak galau. (ga galau ga asik kyk kita kita gini deh) btw saat pulang saya dikasih lembaran saran buat mastro. setelah diisi saya mendapatkan : YEAH! strawberry ice cream inside the biscuits as a complimentary.

overall steaknya enak. saya kasih 7.8/10 deh. JAJALED!