Suis Butcher Steak House

maaf jika review saya akhir2 ini agak garing dan komersil, tapi buat yang belum tau *org yg tinggal dibandung sih pasti tau*, yak suis butcher steak house memang steak paling terkenal enak dibandung. jadi saya tak perlu menjelaskan lagi. ada 3 spot di bandung, di jalan riau, dago, dan setiabudi. kali ini saya datang yg disetiabudi (yang nampaknya merupakan gerai pertamanya)Jl. Setiabudi No.174
Bandung 40141
Telp.022-2033172 Fax.022-2038829 (ini letak sama nomor telpnya)


dan ini steak yang saya pesan, Sirloin ala Suis, seharga 36 ribu.minumnya orange juice sajah seharga 11.500.

yah rasanya tentunya enak sih, gajihnya mantap! meskipun steak suis butcher masih hidup diera dimana daging wagyu belum merajai per-steak-an *apeu*, mungkin dulu saingan sama abubanya jakarta ya ehehee.. tapi saya memberikan 8.5 out of 10. JAJALED!

Bubur Ayam Special Barito

ini bubur ayam memang sudah cukup terkenal, letaknya tentunya didaerah Barito, Jakarta Selatan. tepatnya didepan kuburan. hahaha bukanya paska magrib tapi saya sarankan datengnya sebelum jam 9 karena suka cepet habis telurnya. loh kok telur? bukan bubur? karena bubur ayam special barito yang menjadi menu andalan disini ialah karena menggunakan telur mentah yang ditaruh dibawah buburnya, sehingga ngeblend atau mateng sendiri oleh panasnya bubur.saya memesan 1/2 Bubur Special seharga 11 ribu. loh kenapa beli yang 1/2 bubur, yang 1 aja cuman nambah 2 ribu doang. weits ntar dulu. disini 1/2 aja porsinya banyaknya udah kayak bubur ayam gerobak keliling. nah gimana 1? kenyang dah. lalu minumnya teh manis seharga 3 ribu rupiah.nah ini buburnya. masih setengah loh. yang menarik lagi ialah tidak terdapatnya kerupuk yang sudah digantikan oleh cheese stick. yah saya kasih 7.7/10 deh.JAJALED!

Mochi Mochi, Plaza Senayan

Counter yang terletak di Lower Ground Sogo Plaza Senayan ini menjual Mochi dengan berbagai filling. mulai dari kacang tanah, kacang merah, wijen, kacang hijau, green tea. sampe2 ada wijen putih & abon ayam. wew, apa rasanya tuh ya.
saya beli yang rasa wijen, kacang tanah, dan kacang hijau. padahal pengen banget yang kacang merah, tapi keduluan tante2. sial.

harganya cukup masuk akal. per piece 3000 rupiah. ada juga yang 4000 khusus greentea, wijen, & abon.

rasanya menurut saya ya so so mochi lah. tapi buat cemal cemil lumayan.
Rate 1-10: 6.5 deh bok

Eat & Eat, Gandaria City

haloo pemirsa, kali ini saya nyobain jalan2 ke mall baru di bilangan gandaria, tak lain dan tak bukan adalah gandaria city! horeee. masuk2 kesini, di lower ground banyak restoran2. all in one deh yang enak2, sebut aja sushi-ya, okirobox, mochilla, sanpachi 38, dsb. penasaran sama foodcourtnya, saya ditemani dengan kekasih *kikiw* muter2 dengan sotoy, sampe salah satu pegawainya nanya "mau nyari Eat&Eat ya?". karena dia ngomong gitu, kami jadi penasaran, dan langsung saja menuju ke lantai 2.

oke, masuk ke Eat&Eat, kita muter2 dulu liat2 makanannya. Eat&Eat merupakan food market semacam urban kitchen & marche. dikelola emg dibawah PT. Marche kl ga salah. bayarnya deposito dulu di kartu. bernuansa Indonesia sekali, makanan yang disajikan kebanyakan makanan nusantara sendiri. dari pempek, pecel, soto, mie kocok, tahu tektek dsb. ada juga sih makanan asing semacam ramen, beef noodle, carot cake dsb. tempatnya cozy banget, dan karena masih ga terlalu rame jadi enak buat bukpus disini tanpa antri hehe.
langsung dipesen, ini pecel sayur di kios "Pecel Solo". kiosnya paling unik menurut saya, bertemakan warung2 tradisional. ini harganya 18ribu saja, nasinya bias pilih merah atau putih. isinya pecel sayur, ditambah kerupuk kulit, dan Bongko. bongko.. saya baru tau nih, bentuknya kaya pepes, tapi dari kelapa deh kayanya. gurih2 kelapa gitu hehe. menu ini worth the try banget, apalagi buat kalian vegetarian diluar sana hehe. kenyang, dan harga pas.

saya keliling2 lagi, terus ada nih "Pindang Iga Sapi". diliat menunya, wah, harganya mahal. paketannya (termasuk nasi) tuh 58rb. bisa beli satuan juga. akhirnya saya beli satuan. 2 daging + telur pindang + nasi putih = 30ribu. dem. berharap2 rasanya seunik namanya. dan ternyata.... tetooot. menurut saya ini gagal. kuahnya kaya rawon tapi versi super encer, dan kerasa ada rasa pengawet. tapi kios ini rame mulu sama om2. gatau deh, mungkin ada khasiat untuk pria dewasa kali ya :p
ini yang makan pecel, kegirangan gara2 makanannya enak dan murah. rasa dari bongko yang unik. pas karena doi Pesca Vegetarian (cuma makan daging dari seafood).Achmad Bagoes (2nd appearance on Jajalable)
23, mahasiswa bidang hub. internasional, part time HC kid.

overall, Eat&Eat adalah food market yang menawarkan makanan2 yang sangat menarik. sangat Indonesia namun tidak pada umumnya. harga berkisar dari yang murah sampe yang mahal ada. minuman disini ada beverage bar yang harganya pun reasonable. oiya, ini self service, jadi ga dianter. kita ambil sendiri ke counternya.
rate 1-10: untuk pecel: 8. untuk pindang sapi....... 5 aja.

Eat&Eat patut dicoba semua nih. next time, i'll go for mie kocok :D

Weni, wood fired Pizza

suatu sore di sekitar cisarua, saya sedang bengong melewati jalan raya... tiba2 muncul plang "Weni, wood fired Pizza", wah as a pizza enthusiast saya harus coba! ehehe langsung deh belok kekanan. maaf banget nih saya ga tau alamat persisnya. haduhh. pokoknya kalau dari arah jakarta itu letaknya setelah cimory pokoknya lalu sebelah kanan terus nanjak gitu ada plangnya kok gede.ini interiornya, cukup menarik dengan udara agak dingin pegunungan.
disediakan juga internet gratis sama soccer table ginian buat nunggu makanannya, apa saja makanannya ayo liat menunya

yak yg dipesen akhirnya ialah teh manis (6000), pizza meat lover large (60000), es yoghurt (1500), coffee latte (10000). yang membuat istimewa disini adalah pizzanya dibuat dengan cara kuno seperti di itali (kyk gua pernah kesono aja, sotoy), yakni dengan tungku api, wood fired.tapi apakah sebanding dengan rasanya? oke ini pizzanya, dan menurut saya sih rasanya...standar...biasa saja hehehe. takaran keju mozzarellannya kurang banyak dan topping2 perintilannya irit sekali haha.es yoghurt yang digigit dulu ujungnya..rasanya ya seperti yoghurt standard.
ini tehnya, ya standarini coffee lattenya....yawn...

5.9/10
JAJALED!

Taj Mahal

"Apakah arti dari Taj Mahal?"
"Bukan Taj Murah"


itulah jokes jayus bin garing bin mati-aja-loe yang pernah saya baca belasan tahun silam ketika saya masih duduk dibangku SD dalam buku "WAH". apa hubungannya dengan review kali ini, yaa nama restorannya ialah Taj Mahal.letaknya sendiri di Jl. H Samanhudi 10A, tepatnya dibelakang Pasar Baru deket pertigaan lampu merah yang mengarah ke gang kelinci situ. kalau lewat jalan ini mungkin bisa saja anda tidak ngeh dengan keberadaan restoran ini. yah, saya juga sedang iseng.(kebetulan juga saya habis nonton kula shaker sehari sebelumnya *yeee pamer*) coba kita masuk.seperti namanya Taj Mahal yang merupakan kuburan hasil dari kecintaan Shah Jahan kepada istrinya yg meninggal. terletak di india. ya tentu saja makanan direstoran ini merupakan makanan india, areal pasar baru dijakarta pusat pun juga terkenal dengan banyaknya populasi pedagang india dan juga orang india yg tinggal disekitar situ. bagaimana dengan makanannya apakah taj mahal? apa taj murah? *paan sih*kali ini saya menjajal bersama salah satu kontributor jajalable yang lain, yakni rega! apa tanggapan dia soal restoran ini? kita nantikan saja nanti... :p akhirnya saya memesan kepada pelayannya. saat saya sedang bertanya-tanya soal menu2 makanannya seperti apa karena masih awam, eh mendadak pelayan yang lain memanggil pelayan yang sedang melayani saya. alhasil mereka malah berantem hauahahahah

pelayan di meja saya (p1): hoi! ga punya otak apa lo, ga liat gua lagi ngelayanin meja ini!
pelayan india (p2):....
p1: gimana sih lo, asli ga ada otaknya...
p2:.... *pergi*
p1: ngencoo. *pelan* (btw ngenco itu seperti mau ngomong jorok tapi ga jadi)
p1 melihat kearah saya dan ngomong
p1: ga otaknya yah dia, orang lagi ngelayanin malah manggil2. asli bego banget..
saya: *bengong*......hahaha mas jgn berantem dong
p1: hahaha ya iya dia gak ada otaknya aja...

oke lanjut. akhirnya saya memesan :Es Teh manis seharga 7.500. standar.Nasi Biryani, 35.500 rupiah. nasi goreng ala timur tengah dengan kadar minyak yg sedikit. namun seperti apakah rasanya? coba kita tanyakan pada pengunjung yang satu ini
Rizki 'Sawi' Aulia, 21
Wahana Records Owner
"gue pernah makan nasi biryani yang asli di arab, menurut ane nasi biryani yang disini lumayan sih, meskipun ga seenak yang di arab"
ini nasi apa saya lupa namanya pokoknya campur ada greenpeas, kentang, nasi, roti sejenis prata, yoghurt putih *lolwut*, dan ayam seharga 34500. saya bingung bagaimana makannya, dan mencampur ke yoghurtnya, apakah yoghurtnya itu makan terakhir atau awal? tapi soal rasa ini merupakan sesuatu yg cukup baru dan awam untuk saya. enak sih. unik campuran asam dan spicy gitu. tapi saya harus mencoba restoran india lainnya agar bisa membandingkannya.ini pesanan rega, sama seperti diatas tapi minus ayam. vegetarian style. sausnya menarik. harga 30 ribu.

menurut saudari rega:

"Tadinya sy berharap bakal dihadapkan
dengan spice spice dengan sensasi macam
born to cook (yang sekali telan
langsung ke luar angkasa)
- mengingat makanan india
mainannya spice edan, macam ginger, scary,
sporty, dan baby.

Tapi ternyata saya berharap banyak.
yah mungkin memang yang namanya harapan
itu selalu dibarengi dengan kekecewaan.
Makanan yang disajikan terasa kurang spice,
kurang lebih sama hambarnya dengan
kehidupan saya. (Atau mungkin karena
pilihan menu
yang saya ambil adalah paket hematnya
maka dari itu rasanya pun dihemat-hemat?)

Satu yang menarik selain pelayannya
yang emosionil macam pasha ungu,
adanya bumbu-bumbu (selain acar dan tomat dan
sambal) menarik yang ditawarkan di tiap meja.
Yang satu bumbu wasabi-wasabi-an (warnanya
hijau muda dan rasanya dingin-dingin
encer ihii) dan yang kedua, potongan
bawang merah (potongannya bo, mengkilat
kayak ketulusan hati).
Kalau tidak ada dua sejoli itu mungkin makanan
saya akan berasa lebih hambar dari percintaan
mana pun.

Baiklah! Overall saya berikan 6.5 dari 10.
Kembali ke adit."

saya setuju! bagaimana jika kami kasih nilai 6.5 dari 10. JAJALED!





























ngenco.

BDG SPC: Patio - Bayou - Toko Coklat - Kuma Ramen

Sodara-sodara, weekend kemaren saya nge-VJ di Bandung (cieee), jadi kali ini reviewnya beberapa tempat yang belum pernah direview di Bandung.
Sekaligus 4 yeee!
Review kali ini saya ditemani oleh Guntech, seorang VFX artist handal.
Tsaaah..
Here we go..

PATIO
Terletak di jalan Riau, nomer ga tau.
Interiornya akan mengingatkan kita pada Pizza e Birra atau Social House.
Di sini yang special adalah frozen beer dan pizzanya.
Gw pesan,

Nachos (20ribuan deh)
Pangsit ini mah pangsit.
Ga ada guacamole, kejunya dikit.
Not happy.

Pepperoni pizza (30ribuan lah)
Bo! Gw pesennya pepperoni deh, kenapa dagingnya salami???
Gw kaga bisa masak sih, tapi kaga goblok-goblok amat juga.
Ini fatal mameeen!
Enak sih tapi. Garing, enak lah.
Tapi kan gw ngarepnya pepperoni.
Ya udahlah ya.

Frozen beer peach (antara 20ribu atau 30ribu gitu, lupa)
Jadi beer di blended gitu deh.
Enak. Rada kemanisan buat gw.
Beernya kerasa dikit, mayan lah.

Tempat enak, sorry to say, makanan biasa aja.
Enak buat nongkrong-nongkrong aja kali ye, pesen pizza rame-rame sambil ngebir.
Beli suasana, intinya.

7 dari 10

Lanjut gan!


BAYOU
Ada di jalan raden patah, no.6.
Deket-deket PVJ gitu deh daerahnya.
Tempatnya homy, berasa namu di rumah orang.
Yah gitu deh.

Gw pesen,

Beef stroganoff (26.000)
Enak. Butter rice-nya enak.
Dagingnya empuk.
So-so lah, tapi enak.

Guntech pesen Spare ribs (52.000)
Enaaak, empuk.
Tapi rada kebanyakan jahe deh.
Aneh aja sih, rasa jahenya cukup kenceng.

Ada keanehan tapi, abis makan, gw dan si Guntech berasa ngantuuuuk banget.
Mungkinkah kebanyakan MSG?
Guess we were drugged.
Hahahaha.

6.8 dari 10

Lanjut!

TOKO COKLAT
Terletak di jalan Cimanuk, deket-deket Cisangkuy gitu deh.
Nah ini gw rasa highlightnya dari petualangan makan gw di Bandung kali ini.
Tempatnya lucu, menyediakan es krim, minuman, makanan kecil, cake dan tentu saja, coklat.

Vanilla milkshake (19.000)
Wah enaaak, ga terlalu manis.
Enak lah pokoknya, tante suka nih yang begini.

Strawberry ice cream (15.000)
Disini es krimnya homemade karena dibuat di rumah.
Kalo dibuat di stasiun namanya stationmade.
Enak juga mameeen, seger-seger gimana gitu, ahew!

Tiramisu (19.000)
Enak. Bingung mau komen apa lagi.
Solanya nya kitu we.. enak. Haha.

Vanilla cream dan chocolate truffle (@ 4.500)
Coklatnya justru menurut gw biasa aja.
Enak sih, tapi ga istimewa banget juga.

Tempat ini oke buat duduk-duduk santai sambil ngemil yang manis-manis.
Sayangnya cuma buka sampe jam 19.30.
Padahal kayanya enak juga tengah malem makan es krim.

8 dari 10

Lanjut!

KUMA RAMEN
Tempatnya ngesot dikit dari Toko Coklat.
Ya jangan ngesot juga sih, lecet ntar.
Namanya aja udah Kuma Ramen, tentu menyediakan ramen.
Tapi bukan superhero itu lho, Ramen Kaider.

Pesan Niku ramen, ramen pake daging sapi (20.000), ocha-nya 4000 rupiah saja
Enak enak, murah meriah lah buat ramen.
Tempatnya kaya warung kecil gitu lucu.
Asik lah malem-malem makan ramen anget-anget.

Eh ternyata yang punya tempat ini adiknya Dea, Homogenic! (ciee, sok kaget)
Adiknya ga ada, jadi Dea aja yang gw foto, dia bukan owner katanya, jadi gw menyebut dia, bro-owner.


7 dari 10


JAJALED! JAJALED! JAJALED! JAJALED!
(kan 4 tempat, jadi 4 kali)