Kopitiam Oey

bengawanso.......lo riwayatmu ini??
itulah petikan lirik lagu yang diputar ditempat ini, yak. kopitiam oey merupakan tempat makan didaerah Jl. Sabang, Jakarta Pusat, sarinah yang bertemakan Cina peranakan. Dan fakta yang menarik dari tempat ini ialah, Kopitiem Oey didirikan oleh Bondan Winarno, the man behind Wisata Kuliner, afgan. Makanannnya dijamin enak nih pastinya.saya datang siang hari, ternyata menunya berubah2 ada yang hanya available untuk breakfast, lunch, dan dinner. wah terorganisir sekali, sayangnya saya jadi ga bisa mesen toastnya yg katanya enak itu. saya lalu akhirnya memesan makanan lunch banyak seperti berikut ini :Nasi Hitam yang ada telurnya, rasanya biasa saja sih, harganya dibawah 25 pastinya, maaf saya lupa. :( tidak ngenyangin.Nasi Biryani Ayam, 26 ribu, ini enak karena dilengkapi ayam dan kentang kecil, beserta kismisnya huaaah enak. namun porsinya kurang banyak menurut saya, harus mesen 2 agaknya biar pas. heheheyang ini Teh taloe Boekittinggi (teh dan telor kocok ayam kampung mentah) seharga 12 ribu ..wah ternyata ada juga dari bukittinggi yo.ini sate ayam ponorogo seharga 24 ribu, wahhh enak! daging ayamnya seperti ditumbuk macam sate buntel gitu, lalu saus kacang satenya bukan saus kacang sembarangan, yakni menggunakan PEANUT BUTTER! yes yes yes. enak!nah ini pisang goreng a la mode seharga 15 ribu, pisang goreng dengan es krim vanilla yang sangat besar! :O
jadi bingung antara mau namain pisang goreng eskrim vanilla, atau vanilla pisang eskrim goreng? awesome.
siapin 50 ribu aja kalo kesini minimal. heehehe
overall saya kasih 8.5/10. rasa makanannya enak saya jadi penasaran sama versi dinner dan lunchnya heheheJAJALED!

per-ular kobra-an disekitar jalan mangga besar kota.

kalo anda sering kejalan mangga besar di bilangan Kota pada malam hari, pasti jenis2 makanan yang ada disana rata-rata ga jauh2 dari Seafood, Sop Kambing, Obat Kuat,dan yang satu terakhir ini yang akan saya bahas, yakni obat tradisional yang menjual makanan berupa binatang2 non mainstream didunia kuliner macam ular kobra, biawak, monyet, bahkan kalong. ini salah satu tempat yang saya datangi yang ada dijalan itutampak depan
interiornya penuh dengan obat2an hehe. saya pun memutuskan untuk memesan Sate Biawak seharga 15 ribu (tanpa nasi)ini biawaknya :( ternyata ular kobranya belom ada yang dipotong mentah jadi daging, kabarnya sih alot. saya mesen biawak aja datengnya lama soalnya ditusuk2 dulu, gimana kalo kobra?
hahaha youre all going to die soon!inilah hasilnya, tak terlihat seperti yang wah giturasanya pun ternyata hampir sama seperti ayam, namun sedikit seperti kambing, mungkin perpaduan keduanya ya. dagingnya kenyal dan empuk. enak sih. saya tapi lebih sukaan kambing. namun menurut penjual sate biawak ini, biawak berfungsi sebagai obat penyakit kulit. waw cocok untuk saya yang terkena penyakit kulit yang suke mengelupas. semoga sembuh. amin. mari kita tanyakan pengunjung sate cutting edge ini.
Anditiyo A.P, 23
Motion Graphic, Gamer, Single, Businessman, Relationship Motivator
"kenyel2 gitu deh"


yah overall kalo mau coba yang aneh2 bisa menghampiri salah satu jalanan raya di bilangan kota ini, saya masih sukaan kambing rasanya. namun ini ada khasiatnya dan berfungsi sebagai obat. yah saya kasih 6.9/10 deh.
JAJALED!

PPP

PPP disini bukan partai P3 yang ijo itu. P3 disini merupakan kependekan dari Pemuda Pemudi Patung, yak pemuda pemudi ini bernama sama-sama huruf depannya R, yakni Riar (pemuda) dan Rega (pemudi). Mereka kuliah mengambil Jurusan Patung di ITB, jurusan yang amat langka di Indonesia ini, kabarnya hanya ada 3, yakni IKJ (jakarta), ITB (bandung), dan ISI (yogyakarta).

tebak riar yang mana, rega yang mana? katanya sih mereka make foto ini dikarenakan agar mirip pose Deche-Charge (band noisecore legendaris asal canada) pada foto inisecara Riar dan Rega sering manggung dibilangan Bandung dengan nama band Mati Gabah Jasus sebuah band noise tergaul asal Bandung.

kenapa mereka bergabung untuk review disini? pertama reviewer bandung kami sudah pada pindah kejakarta, semenjak isha hening dapet kerjaan dijakarta, lalu ajeng yang sudah lulus kuliah cum laude dari jurusan komunikasi di Unpad, yah saya butuh reviewer bandung, dan mereka datang pada saat yang tepat dan mengajukan diri untuk memberikan review yang tajam dan afgan (sadis maksudnya), karena menurut mereka saya dan yang lain lain terlalu baik memberikan rate nilai untuk tempat makan yang kami kunjungi (yah kita sih makan yg enak2 aje, masak yg kaga enak :p). mungkin ini jadi pembelajaran juga untuk kita kalo ngasih nilai jangan tanggung2, harus berani hahaha.

review pertama bisa kalian liat dibawah ini, yakni mie tulang

anyway kalo anda melihat review bertuliskan Jajaled by Rega Ayundya Putri, itu bukan berarti Rega sendiri loh yang ngereview, itu sebenernya bareng sama Riar. uhmm tapi mungkin bisa justru Rega sendiri, atau Riar sendiri yang ngereview.

yah selamat bergabung deh.

oh iya, salah satu kesamaan mereka yang lainnya (dan yang paling penting ialah) mereka single dan sedang mencari pacar loh. ada linknya disini :
http://regadanriarnyuruhallancaripacarbuatmereka.co.nr/


:p

bonus:
The Best of Deche-Charge
Mati Gabah Jasus - Nic Fit (Soinc Youth Cover) (AAPE Cocaine Re-Amped Remix)

Mie Tulang

Nah, nah selamat pagi semuanya, mungkin ada baiknya review kali ini dimulai dengan perkenalan terlebih dahulu.

Kami berdua adalah kontributor baru untuk blog ini, biasa dikenal dengan Rega dan Riar, dua pemuda pemudi yang sempat terjerembab ke lubang cinta yang mengenaskan, dan berharap bisa menemukan cinta baru dengan memberikan kontribusi ke blog ini (baca: pamrih). Mengingat kami suka mengkonsumsi makanan-makanan yang berbau psychedelic folk era 70-an, kami rasa akan sangat menyenangkan kalau kami bisa berbagi pengetahuan kami kepada masyarakat yang gemar mengkonsumsi media.

Review kami kali ini jatuh ke tangan Pak Tula Anan, entah namanya memang begitu tapi yang pasti kami mengenal tempat makannya dengan nama 'Mi Tulang'. Tempat ini sendiri direkomendasikan oleh teman kami, seorang dedengkot disco yang disegani di Jawa Barat, Allan Pringdandy.




Pertama kami mencicipi makanan ini, kami sendiri agak bingung dengan yang dimaksud dengan Mi Tulang. Awalnya saya pikir tulangnya dihancurkan sampai menjadi bubuk, dan dihisap sambil ngemil mi Anak Mas. Tapi ternyata? Jeng, jeng. Yang dihadirkan adalah mi dalam pengertian INDOMIE, dua bungkus dijadikan satu, namun dengan bumbu saos racikan Pak Tula Anan sendiri. Perlu dicatat, bumbu saos yang dimaksudkan di sini tak lain tak bukan adalah saos yang paling sering kalian temui di warung warung makan. Iya, saos yang paling sering keluar masuk Trans Tv karena kasus pembuatannya itu.



Rasanya sendiri tidak jauh berbeda dengan semua rasa mi yang diberi saos. Lalu di mana tulangnya? Misteri dari piring hijau kosong yang diberikan ternyata adalah untuk membuang tulangnya setelah kita emut-emut. Dan tulang yang di campur dengan mie nya ini adalah tulang ayam, bukan tulang sapi atau kambing.




Tulangnya sendiri disembunyikan di tengah-tengah mie-nya, jadi kalian baru akan menemukannya setelah beberapa suap.



Jadi inti (dan mungkin esensi) dari Mi Tulang ini adalah: makan mi sambil ngemut tulang. Ibaratnya seperti makan nasi goreng tapi kerupuknya cuma bisa untuk diemut, atau ngelihat mantan tapi cuma bisa ngemut jari (ouch). Beberapa tulangnya masih berdaging, yang lunak-lunak (tulang rawan), biarpun kecil-kecil tp alhamdulillah masih bisa untuk dikunyah. Tersedia pula bubuk cabai rawit sebagai tambahan nya, namun jangan coba coba untuk memasukan bubuk cabai rawit ini berlebihan, ini bakal nyesek di tenggorokan, lebih nyesek daripada melihat kecengan yang ngediemin kalian. Bubuk cabai ini adalah bubuk cabai yang biasa di pakai di keripik seblak (saya kurang tahu sebutan keripik ini jika di luar bandung, yang jelas keripik ini adalah keripik aci yang dibumbui cabai rawit kering).

Oh iya, tempat makan ini berada di samping sungai di depan pasar bunga Wastukencana di Bandung, Jalan Wastukencana tepatnya, bersampingan dengan Seni Abadi (tempat cuci cetak film analog yang famous). Jadi mungkin setelah kalian beli bunga mawar untuk pacar kalian lima tangkai yang harganya 25 ribu, tidak ada salah nya untuk mampir ke tempat makan Pak Tula Anan ini, selain low budget tempat ini juga memiliki pelayan yang sangat ramah dan sunda sekali. Mungkin tempat makan Pak Tula Anan ini bisa menjadi referensi bagi kalian pasangan pasangan muda yang sudah bosan mengajak pacar kalian yang rewel ke restoran restoran berbau fancy, dan sesekali ingin mengajak pacar kalian ke tempat yang un-higienis dan agak filthy.

Secara keseluruhan, ide Pak Tula Anan ini patut diberi pujian 'huh? wtf'', walau rasanya mungkin standar, tidak jauh berbeda dengan yamin pinggir jalan yang disaosin. Kalau bukan karena harganya (Rp. 7000,00) dan idenya yang obsesif-konspiratif, mungkin tidak ada yang terlalu menarik dari masakan ini. Overall, 6,66 out of 10.



JAJALED!
R&R

Halo Pembaca!

Sehat-sehat semua?
Masih makan? Masih minum?
Oke, jadi ada beberapa hal yang mau dijabarkan di sini, bukan jateng, apalagi jatim.

Keroyokan
Blog ini bukan punya seorang aja lhooo. Kami ini keroyokan nulis reviewnya, ganti-gantian. Ada 6 orang. Yang 4 cantik, yang 2 ganteng, ahew. Blog ini dimulai oleh seorang jomblo penuh dedikasi. Perhatikan penulis di tiap akhir review, jika tertulis, jajaled by Disasterhead, nah dialah si pemilik blog kuliner bergengsi ini. Kemudian ada gw sendiri, Isha Hening, terus ada Fertiletears, Nechan Gembul, Wing Narada Putra dan anggota tim terbaru, Ajangajeng. Semuanya asik-asik dan gaul-gaul, suka makan dan suka protes, bhahaha. Silakan lihat sidebar di section Review 'R Us. Nah, itulah kami.

Komen dong dong dong!
Gile, hit blog ini sehari bisa ratusan, tapi komennya dikit. Huhu. Komen dooong! Kami kan juga mau tau pendapat kalian. Atau kalo mau tanya-tanya boleh lho. Kritik, saran, mau ngata-ngatain kami, ngata-ngatain restorannya, mau kirim-kirim salam, kirim-kirim uang, silakan lhooo. Intinya kami ini lagi penasaran aja, siapa aja sih yang baca blog ini, hahaha.

Ngasal
Reviewnya kadang ngasal ya? Emang itu tujuan kami, hahaha. Kami berusaha mereview sejujur mungkin. Kami ga dibayar oleh siapapun, ga disuruh promosi sama siapa-siapa juga. Kalo enak ya kami bilang enak, kalo ga ya kami bilang ga. Penilaian kami bisanya berdasarkan rasa makanan, itu yang paling utama lah ya. Kemudian kesesuaian harganya, suasana tempat, pelayanan, dan lain-lainnya. Kami juga bukan ahli dalam bidang kuliner, hanya orang-orang suka makan yang gemar berbagi pengalaman :)

Segitu dulu deh.

Rambut lurus, muka sebel.
Baca terus, jajalable.

Mmmuah..

Bistro

Raffles Hills, Cibubur.
Nah ini restoran favorit gw nih. Soalnya deket rumah, tinggal 3 kali koprol sampe.
Tempatnya enak, makanannya yahud. Sering banget makan di sini, tapi baru sekarang kepikiran buat review.
Emang deh ya, kuman di seberang lautan terlihat, gajah di pelupuk mata tidak terlihat. Soalnya gajahnya lagi ke kamar mandi , jadi ga keliatan.

Pesanan pertama Mushroom Chicken Mushroom, nama populernya MCM, kalo M2M udah bubar (lupa harga pastinya, struknya hilang, sekitar 45ribuan)
Serem ya namanya? Tapi mushroomnya beda ini jow, tanpa efek delusional psikadelik.
Enyaaaakk!
Ayamnya empuk di dalam renyah di luar, kejunya meleleh dan banyak, di dalam ayamnya ada jamurnya. Ditambah 3 jamur gede-gede digoreng tepung, renyah, gurih, asik, gaul.
Kentangnya, wow! Surprise! Rasa kentang goreng! Salah pesan ini sebetulnya, gw lupa bilang kalo gw pengennya mashed potato.
Mashed potato di sini juga enak lho. Pake mayonnaise enak betul lah pokoknya.

Sop Buntut Goreng (lupa pastinya, sekitar 65ribuan)
Nah waktu itu yg makan bukan gw. Tapi karena gw pernah nyoba juga, sopnya ini juga enak.
Kuahnya enak, buntutnya empuk. Raos pisan lah, aslina.

Minum teh dengan aroma favorit gw, earl grey (sekitar 15ribuan) dan orange juice (20ribuan kali ya? lupa, maap)

Di sini juga ada barnya, menyediakan long drink. Enak buat minum-minum bir atau cocktail sambil ngegosip.
Masalah selera sih, tapi gw suka kamikaze dan long island ice tea. Karena ada vodkanya, dan gw suka yang ber-vodka.
Ini penampakan barnya.

Untuk side dish coba pesan Cheese Nachos, nyam.
Overall tempat ini enak, makanannya enak, dan harganya pas.
SBY dulu sering makan di sini, karena ya dekat rumah doi juga, sebelum kasus century terkuak dan dia kelimpungan.
Hahaha.

9 dari 10 (buat orang Jakarta 8,5 kali ya, soalnya jauh, bhahaha)

JAJALED!

Dominos Pizza

dominos pizza di jakarta ada di kelapa gading, pondok indah (7663030) di areal ranchmarket, sama bintaroini new yorker large seharga 79 ribu, gambarnya memang seperti itu, roti tipis dengan beef pepperoni diatasnya rasanya ga usah dijelasin lagi kan? sesuai gambarnya. seperti pizza di ny.
8.6/10 JAJALED!

facebook
twitter

iyah saya yang makan seloyang semuanya.

Raja Begor

jam 10, smalem bingung mau kemana, tempat makan pada tutup, eh pas lewat sini tempat ini masih buka letaknya didaerah senopati, tepatnya diseberang lapangan bola daerah blok s, sederet sama bebek suryo dan bumbu desa. didalemnya menurut saya agak rancu konsepnya, dengan tembok bergambar padang pasirdan ada shishanya membuat saya ngira ini ialah restoran bertemakan timur tengahtetapi ada lesehannya dan alunan musik bali. nah lho..wahhh makanannya pun yg diandalkan ialah bebek goreng *begor*. hmm yasudahlah saya coba makanannya saja.
ini milo tareek, minuman milo susu biasa aja, malah justru milonya kurang kerasa. harganya 15 ribu (blom termasuk tax), ini bebek goreng dada, 25 ribu, tambah nasi putih 5 ribu, jadinya 30 ribuan *blom termasuk tax*, dihidangkan dengan 2 sambel, yg satu sambel manis, satu lagi sambel korek. wah garing sekali bebeknya, saya ampe bisa gigitin tulangnya, dan empuk bebeknya, lalu ternyata ada bebek yg lebih besar namanya raja bebek goreng namun harganya 35 ribu ehehe.perpaduan sambelnya itu loh yg saya suka.yah ini strucknya. lihat taxnya 10% gan. kalo mau aman kalo kesini siapin 50 ribu saja. overall saya kasih 7.8/10JAJALED!

Aloha Aina: Hawaiian Cuisine, Bandung

penasaran sama makanan Hawaii? well, you should try this place. namanya Aloha Aina, terletak di daerah Dago, Bandung. dari luar restoran ini emang ga terlalu heboh, maklum emang baru buka katanya sih. meja2nya juga belom terlalu banyak. tapi walaupun baru buka, bukan berarti makanannya tidak patut di jajal, betul?

langsung saja menunya di buka, di pilih yang menarik (nama2nya sih menarik karena dalam bahasa hawaii *ceritanya*), dipesan, ditunggu2.... kok lama ya... eh dateng jugak!
oke ini dia pesanan kami (karena saya ditemani 3 orang rekan seperjuangan)...

for starters, kita pesen Kalua Chicken Caesar Salad seharga 15.500 rupiah. tapi sayang porsinya terlalu kecil & sayurnya bukan Caesar yg sebenarnya. tapi enak cyin!

sekalian juga pesen Shrimp Skewer, isinya ya udang + nanas + paprika disiram saus nanas asem manis. harganya 16.500. mayan nih
untuk main coursenya, kita pesen Loco Moco yaitu daging burger & telor mata sapi + saus gravy putih + nasi putih yang di bumbui spesial Aloha Aina seharga 27.500. yang ini enak.
terus ada Ayam Huli-Huli. ayam bumbu spesial dengan daun jeruk + nasi putih bumbu juga. bagian ayamnya bisa dipilih dada atau paha. harganya 23.500.

yang ini Squid Pasta with Luau Sauce, pasta dengan bumbu daun basil & cumi. menurut saya ini rasanya biasa aja, cuminya dikit juga, tapi not bad untuk harga 23ribu.

ini namanya Ayam Adobo *kalo gak salah. sausnya lebih enak daripada ayam huli-huli tapi saya lupa harganya *damn*

oke, ini adalah bintang malam ini, di menunya aja di tulisnya "DA MOST FAVOURITE", yakni Ono Poke. ini isinya adalah sashimi tuna dicampur sayuran + sesame seeds + grilled rice. yang ini bener2 enak gan, pantesan aja most favourite. apalagi dengan harga 17ribu saja (tanpa nasi), 19.5oo (dengan nasi). yah walaupun porsinya dikit tapi ini worth the try bgt. *ini gambarnya jadi kaya ikan mateng, bukan sashimi. gara2 panas terus kemasak secara tak sengaja kali ya? haha

oh iya, terus kita semua pesen minum disini semuanya Iced Tea seharga 6000 rupiah. kita kira es teh manis biasa, taunya enggak. es teh disini dicampur dengan Cinnamon. jadi rasanya unik & bikin pengen minum terus *apeu

dari menu diatas yang ada 5 porsi main course padahal kita cuma berempat, salah satu dari kami belum kenyang karena nasi yang disajikan memang sedikit ketimbang dengan lauknya yang melimpah. ini dia orangnya..

Radhitya "Iprit" Aristo, Mahasiswa Arsitektur UNPAR *sadesss

imut bukan? hahahaha. tapi jangan salah, badannya seimut ini tapi porsi makannya gak imut sama sekali gan. ditanya komentarnya apa, dia hanya diam tertegun karena konsentrasi tinggi mengunyah akibat terpukau *lebay

overall, Aloha Aina adalah restoran patut jajal di bandung bulan ini, karena menyajikan makanan yang rasanya sangat unik & tidak biasa. harga ya standar lah ya, walaupun porsi agak "teasing" untuk beberapa menu haha. karena kami sangat puas makan disini, jadi rate untuk restoran ini saya beri 8.8 deh.
PATUT JAJAL, SUER!!

Pizza Marzano.

Halo halo. Apa kabar semuanya? Ini saya lagi kabar buruk. Malam minggu kali ini menjadi sebuah shiturday bagi saya karna sesuatu yang ada deh rahasia. Saya mau curhat panjang lebar tapi ini blog kuliner. Jadi mari kita skip curhat saya nya (siapa juga deh yang mo denger lagian). Kali ini pemirsa akan mendapatkan review tentang Pizza Marzano.


Langsung saja liputannya,

Pizza marzano ini disebut-sebut sebagai the real italiano pizza. Yah as you know lah, pizza tipis-tipis letoy gimana gitu. Dia ini adalah resto franchise yang dibuka di 5 gerai di Jakarta. Di Senayan City, Menteng, Grand Indonesia, Kemang dan City Walk Sudirman. Nah, karena paling deket rumah ya kemang, maka saya makan di Kemang. Letaknya di depan McD kemang persis.

Baiklah mari kita lihat yang dipesan,


Ini namanya fusilli apa gitu (58 ribu). Lupa deh saya. Maafin ya. Ini saya lagi kesel-kesel sendiri daritadi gara-gara jajal kali ini bloon nya minta ampun. Struk nya lupa dibawa gara-gara kembaliannya lama banget keluarnya. Tadi belaga orang kaya ga butuh kembalian (lumayan lho 4 rebu buat parkir), trus maen tinggal aja langsung menuju parkiran. Yah pokoke ini isinya ada chicken-chicken nya gitu deh. Oh iya sekedar info, di Pizza marzano ini di menu tertera sign kecil di samping nama makanannya. Ada sign f (mengandung kacang, jadi kalo yg alergi bisa nghindarin menu ini), ada sign V (vegetarian), dan sign gambar cabe (uda jelas pasti, artinya pedes).

Rasa si pasta yang melintir-melintir macam kabel telpon ini enak. Ayamnya empuk, bumbunya meresap hingga kebagian dalam si pasta dan si daging ayam. Apalagi saya kasih pepper dan cabe, makin nepsong makannya. Ini apa yang bikin dia jadi ijo-ijo ya? Yang pasti bukan upil. Bedonnya saya lupa juga bertanya ke mas-mas nya. Maafkan ya. Sementara yang bulet-bulet di pinggiran namanya doughball. Itu semacam roti gitu, enak buat di cocol-cocol sama sambel-sambel yang tersedia disini.

Selanjutnya adalah English breakfast pizza (67 ribu)

(foto diatas ngambil dari google. Lupa foto pizza nya. Hehe. Pleo) itu ditengahnya ada telor gitu, bisa milih mo medium done apa well done. Daging asap nya juga lumayan. Untuk lidah yang sudah terbiasa dengan Pizza Hut, tetep aja bagi saya ini pizza rasanya enak. Rasanya ‘penuh’ dan ga hambar. Roti pinggirannya juga enak. Porsinya pas. Ga kedikitan ga kebanyakan. Tapi tetep aja sih kalo saya yang makan harus berdua baru abis.

Ini minumannya lemon squash (20 ribu).

Kalo yang ini ice cappuccino (25 ribu).

Overall, rasa pizza dan pasta disini enak. Porsi juga standar lah, ga pelit. Suasana di dalem resto nyaman, waiters cukup ramah. Yang jadi masalah adalah : lama banget joooooooooo! Buset dari pas order sampe makanan keluar ada kali setengah jam lebih saya nunggu. Ga paham juga ngebuatnya gimana, sampe harus selama itu. Yah kalo lo pada ga buru-buru atau yang lagi pedekate lumayan juga bawa gebetan kesini jadi ada alesan buat ngelama-lamain ngobrol.

8 out of 10.

JAJALED!