Ramen Neraka

kalo beredar di sekitar melawai, coba telusuri wilayah tamani cafe melawai, nah disitu ada gedung bernama kamome building tempat berkumpulnya jejepangan. di salah satu restoran yang bertengger di sana ada sebuah kedai ramen yang bernama sanpachi 38 [di pondok indah plaza juga ada loh]. sanpachi sudah berhasil gw nobatkan sebagai penyedia ramen paling enak yang pernah gw cicipi, kalo anda merasa sebagai pemburu ramen, kedai sanpachi adalah salah satu yang harus anda coba..tapi, ga semua menu di kedai ini halal ^^; [kode merah artinya tidak halal, kode biru artinya halal, kode kuning artinya bisa halal bisa juga tidak tergantung permintaan]

nah, sekian prakatanya mari membahas topik yang semestinya hehehhe... yups di sini gw lagi tidak mereview sanpachi 38 secara keseluruhan [mungkin next time], tapi gw mau membahas sebuah menu top di sanpachi: Jigoku Ramen. atau kalau diartikan dalam bahasa indonesia: ramen neraka. Jigoku Ramen adalah satu dari ketiga best seller di sanpachi. dan untuk jigoku ramen itu sendiri, sanpachi membuat sebuah kontes raja pedas. siapapun yang berhasil menghabiskan jigoku ramen diatas level 20 [yup mereka memiliki tingkat kepedasan], mereka akan diberi penghargaan, yaitu memajang foto lo di dinding2 kedai...... (-,-)

tapi, bagaimana dengan rasa?

not recomended.

kecuali kalo emang lagi pengen bikin kejuaraan pedes...

jadi setelah gw penasaran wujud dan rasa ramen yang konon juara pedesnya ini, kami pesan level2 cere dulu, level 11 dan level 5 tepatnya.

dan lucunya kedua level itu bener2 cere, ga pedes sama sekali, cuma memberi efek panas sedikit. tapi, kuah kaldu yang terkandung di dalamnya sangatlah enak....gurih dan kental...my kinda' ramen... hanya saja pedesnya kurang nampol saat itu.

nah karena kejadian di atas, jadilah saya bertasipasi untuk mencicipi yang level 20nya. dengan menambah 10ribu rupiah dari harga normal (untuk jigoku diatas level 10, dikenakan biaya 1000 setiap levelnya). Dengan harapan besar, gw bisa merasakan kuah kaldu yang handal ditambah sensasi pedas yang dasyat ala joigoku level 20.

dan ternyata yang datang adalah......lava (-,-)

benar2 lava. kuah ekstra kental seperti bahan dasar balado padang. ga ada sekali pun gw liat kuah kaldu yang gw damba2kan. rasanya seperti makan ramen di dalam cobek penuh sambal. (-,-)


Image and video hosting by TinyPic

sebenernya dari segi rasa sambalnya itu mayan enak, sayangnya ga dipadu dengan rasa kaldu handal itu. jadi pure rasa cabe aja yang gw bisa gw temukan.

pedas? anehnya...ga pedas.
yahh gw ga tau sih kalo lo yang coba, cuma sejauh gw cicipin, gw berasa pedas, hanya panas, dan aroma cabe. cuma pas wahyu yang cicip....dhuarrr....udah kayak mau meledak dia...hauhahahahahha

eniwei... saya jadi kecewa sama jigoku level 20 ini. udahlah rasa kaldunya ga ada cuma aroma cabe aja mejeng dimana2, ditambah ga memberikan rasa pedas...dan kuahnya jadi kekentelan. saya adalah pencinta kuah ramen, jadi gw selalu menikmati ramen dengan menyruput kuahnya sampai habis. dan ketika gw nemu ramen dengan kuah terlalu kental ini....saya jadi ga bisa menikmatinya. mana rasanya rasa cabe doang... ditambah setiap gw menelan kuahnya setiap sendok, rasanya seperti menelan lendir.....(-,-)

jadi sekali lagi. ga recomended.

2 comments:

  1. J The Nasgor Raider25 June 2009 at 09:39

    I've try this actually, tapi level tengah2, it's taste good though. cobainnya waktu di kampung jepang di FX (lupa namanya, sekarang lagi tutup)...

    ReplyDelete
  2. makan yang dimana nih bro? yang di pondok indah itu ramen38 palsu.. emang pedesnya walaupun udah level tinggi ga gitu nampol pedesnya.

    ReplyDelete